oleh

“Ubar Janji Palsu” PT MSS Terancam Ditutup

-SELUMA-3 views
rapat dengar pendapat antara perusahaan, DPRD dan masyarakat
rapat dengar pendapat antara perusahaan, DPRD dan masyarakat

Seluma, kupasbengkulu.com – Karena diduga mengubar janji palsu dengan masyarakat beberapa Desa Kecamatan Talo Kecil dan Ulu Alas kabupaten Seluma perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Mutiara Sawit Seluma (MSS) terancam ditutup.

Hal tersebut diketahui setelah dilakukannya hearing antara masyarakat pihak perusahaan dan tim pansus DPRD Seluma.

“Berdasarkan janji PT MSS, masyarakat yang menyerahkan tanah mendapat 25 persen dari total luas tanah yang diberikan dan plasma yang akan diberikan satu hamparan dengan tanah yang diberikan sebelumnya, sudah dua tahun PT MSS menghasilkan buah namun plasma belum kunjung diberikan, baru ada rencana akan memberikan plasma namun tidak satu hamparan dengan tanah yang diberikan sebelumnya,”Ungkap Perwakilan Masyarakat Desa Lubuk Lagan Erlan Rabu (11/3/2015).

Dia mengatakan janji yang diberikan perusahaan tersebut memang tidak tertulis namun masyarakat akan tetap menuntut agar plasma segera diberikan atau tanah yang sudah diberikan sebelumnya dikembalikan ke desa masing-masing.

“Kami enam desa sudah sepakat jika pihak perusahaan tidak menepati janjinya kami meminta agar lahan yang dikuasi PT dikembalikan ke Desa,”tegasnya.

Sementara itu ketua Pansus Perkebunan DPRD Seluma, Tenno Heika menegaskan agar permasalahan tersebut segera diselsaikan dengan kepala dingin.

“PT Mss Belum pernah menyerahkan data izin HGU dan lokasi, sementara ini pansus menganggap PT MSS masih bodong, kita beri waktu dua minggu untuk segera menyelesaikan persoalan dengan masyarakat,jika tidak selsai kita akan rekomendasikan PT MSS ditutup,”Ungkap Tenno.

Sesuai hasil hearing kata Tenno ada tiga hal yang harus segera diselsaikan oleh PT MSS dengan masyarakat.

“Masalah plasma segera diselsaikan, janji itu harus ditepati dan CSR harus segera direalisasikan, sesuai dengan Permentan 98 tahun 2003,perjanjian dengan masyarakat harus tertulis diketahui kepala desa camat dan Gubernur,”Pungkasnya.

Terpisah Humas PT MSS Jatmiko mengungkapkan akan mengikuti keinginan masyarakat sesuai dengan petunjuk ketua Pansus.

“Ini hanya Masalah komunikasi saja, kita ada tim khusus yang  sosialisai dalam bulan ini, akan kita ikuti keinginan masyarakat sesuai kata ketua pansus,”tutupnya.(cee)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

13 − seven =

News Feed