oleh

Uni Eropa Gelontorkan Dana REDD + ke Bengkulu

redd+

kupasbengkulu.com – Uni Eropa, Kedutaan Besar Norwegia merencanakan siap menggelontorkan dana ke Bengkulu terkait program REDD (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation) dalam Bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai “Pengurangan Emisi Dari Deforestasi dan Degradasi Hutan.”

Keinginan negara Uni Eropa tersebut disampaikan usai mereka mendengarkan pemaparan Gubernur Bengkulu, Junaidi Hasmyah, dan lima kepala desa di Kabupaten Lebong dalam usaha dan perjuangan mereka menjaga hutan di perbatasan permukiman mereka terutama Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS).

“Ini kabar baik Uni Eropa dan Kerjaan Norwegia berniat menggelontorkan dana REDD + ke Bengkulu, nanti seperti apa bentuk dan konsepnya akan dibicarakan di Bengkulu dalam program konsultasi publik,” kata eksekutif Yayasan Akar, Bengkulu, Rahmat Hidayat, Jumat (3/10/2014).

REDD + merupakan berbagai tindakan yang mencakup tindakan lokal, nasional, dan global yang bertujuan untuk menurunkan emisi karbon akibat deforestasi dan degradasi hutan. Tanda plus (+) memiliki arti meningkatkan cadangan karbon hutan, atau regenerasi dan rehabilitasi hutan, serta penyerapan karbon – yaitu menyerap karbon dari atmosfer untuk disimpan dalam bentuk biomassa karbon hutan.

Pemikiran utama REDD+ adalah menciptakan suatu sistem pembayaran multitingkat (global-nasional-lokal) untuk jasa lingkungan yang akan mengurangi emisi dan meningkatkan cadangan karbon hutan. Masyarakat internasional mencapai kelestarian hutan dengan membayar para pemilik dan pengguna hutan—melalui pemerintah nasional atau secara langsung—untuk mengurangi penebangan pohon dan mengelola hutan mereka secara lebih baik.

Pembayaran secara langsung kepada pemegang hak karbon hutan (pemilik dan pengguna lahan hutan) memang memiliki banyak kelebihan, namun tantangannya juga besar untuk menerapkannya secara luas dalam jangka pendek. Untuk jangka pendek dan menengah, REDD+ akan membutuhkan paket kebijakan yang luas.(kps)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed