oleh

Wagub Minta Aparat Hukum Usut Pembangunan Bendungan Kota Agung

Kondisi Bendungan Kota Agung
Kondisi Bendungan Kota Agung

bengkulu selatan, kupasbengkulu.com – Wakil Gubernur Bengkulu Sultan B Najamuddin meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut pembangunan Bendungan Suplesi Kota Agung Kecamatan Seginim Bengkulu Selatan.

Pasalnya, pembangunan bendungan yang dikerjakan mulai tahun 2013 dengan dana Rp 13,14 miliar, dan dilanjutkan tahun 2014 penambahan dana Rp 8,9 miliar itu hingga saat ini belum juga bisa dimanfaatkan, bahkan bangunan bendungan tersebut sudah rusak parah.

Pembangunan bendungan yang rencananya untuk mengairi ribuan hektar sawah milk warga yang ada di hamparan sawah Datar Rungau Desa Sawah Lebar dan sekitarnya itu.

Namun hingga kini bendungan itu tidak sama sekali bisa dimanfaatkan alias mubazir, sehingga terkesan membuang uang negara saja dan berakhir merugikan rakyat.

Wagub menegaskan, dirinya minta kepada aparat penegak hukum baik dari pihak Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu ataupun Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu untuk turun dan melihat kenyataan yang ada.

“Sudah saya cek ke lokasi Bendungan itu, keadaan bendungan itu saat ini rusak parah. Padahal ribuan petani di sekitar situ sangat menggharapkan manfaat bendungan suplesi Air Nipis Kota Agung tersebut,” tambah Sultan.

Dana pembangunan bendungan tersebut sangat fantastis. “Kalau dilihat bangunannya dari yang ada di lokasi. Pembangunan bendungan itu tidak akan menghabiskan dana Rp 5 miliar, dengan dana ini saya kira bisa selesai,” ujarnya kesal.

Sementara dana yang sudah habis untuk membangun bendungan itu Rp. 22 miliar lebih, manfaatnyapun tidak ada.

“Sangat tidak masuk akal, saya yakin pekerjaan itu ada kongkalingkongnya. Mohon kepada pihak aparat penegak hukum segera turun cek lokasi dan agar diusut hingga tuntas,” ujar Wagub.

Ditambahkan Sultan, kalau aparat penegak hukum di provinsi ini tidak ada tanggapan, nanti akan dilaporkan ke KPK.

“Ini serius” tegas Sultan.(tom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

15 + eleven =

News Feed