Sabtu, Desember 10, 2022

Wisata Rumah Gubernur, Menjumpai Rusa yang Cantik

Baca selanjutnya

rusa di rumah gubernur atau gedung daerah
rusa di rumah gubernur atau gedung daerah

kupasbengkulu.com – Jika anda berkunjung ke Kota Bengkulu, jangan lupa mampir di tempat yang satu ini, Wisata Rumah Gubernur.

Mungkin anda merasa aneh dengan namanya. Ya, awalnya pun saya merasa aneh. Rumah gubernur kok bisa jadi tempat wisata?

Tapi tunggu dulu, ada Pak Dedi, pamandu wisata tempat bersejarah di Bengkulu bisa menjelaskan.

“Sebenarnya yang disebut rumah gubernur Bengkulu adalah bangunan tempat peristirahatan petinggi bangsa Inggris yang berkuasa di Bengkulu pada abad ke 18. Dalam sejarah, Mount Felix ini berhubungan langsung dengan Fort Marborough, Fort York, dan Tugu Thomas Parr,” Jelasnya.

Lanjutnya, tragedi mount Felix pernah menorehkan sejarah kelam bagi bangsa Inggris, yakni terbunuhnya Residen mereka yang bernama Thomas Parr pada tahun 1807.  Jasadnya dimakamkan di dalam Fort Marlborough dengan pertimbangan keamanan supaya tidak diganggu oleh rakyat pribumi. Peristiwa kematiannya diabadikan oleh bangsa Inggris dengan monumen Tugu Thomas Parr yang dibangun pada tahun 1807.

Nah, itulah sekilas tentang sejarah Rumah Gubernur Bengkulu atau Mount Felix.

Para pengnjung yang ramai pada hari libur di rumah gubernur Bengkulu
Para pengnjung yang ramai pada hari libur di rumah gubernur Bengkulu

Sobat pecinta traveling, ini saatnya saya menceritakan pengalaman saya saat mampir di Rumah Dinas Gubernur. Ada sesuatu yang sangat menarik di sini, yaitu keberadaan rusa-rusa cantik dan jinak. Jumlah ada sekitar 50 ekor.

Setiap sore, terutama hari libur, tempat dipadati oleh banyak pengunjung. Sungguh ramai sekali. Saya yakin, pasti rusa-rusa cantik itulah biang keladinya.

Rusa-rusa itu begitu jinak. Tampak para orang tua mendampingi anak-anaknya yang mencoba memberi makan rusa-rusa itu. Terdengar tawa anak-anak mereka yang keriangan. Hmm, sepertinya itu sangat mengasyikkan, saya jadi tergiur untuk mencobanya.

Mau ngasih makan rusa-rusa itu, kita gak usah bingung kok. Ada banyak tukang rujak yang menyediakan makanan untuk si rusa-rusa imut itu. Hanya dengan Rp 2.000 rupiah saja kita akan mendapat 8-10 potong irisan pepaya. Rusa-rusa sangat menyukai ini.

pengnjung memberi pepaya kepada rusa di halaman rumah dinas gubernur Bengkulu
pengnjung memberi pepaya kepada rusa di halaman rumah dinas gubernur Bengkulu

Saat memberi makan rusa, kamu perlu hati-hati. Rusa-rusa itu memang tidak menggigit, tapi doyan menjilat loh, hihihi. Kalau teledor, itulah akibatnya.

Tidak hanya orang tua dan anak-anak yang rajin mengunjungi tempat ini. Param muda-mudi pun gak mau ketinggalan, contohnya saya. Meskipun sudah teramat sering mengunjungi tempat ini tapi saya tidak merasa bosan. Di tempat banyak disediakan kursi-kursi yang nyaman dan gratis khusus pengunjung, membuat kita dan pasangan atau keluarga dapat beristirahat sejenak setelah capek memberi makan rusa-rusa itu.

Kamu juga gak perlu khawatir kelaparan atau kehausan di tempat ini. Ada banyak pedagang-pedagang baik hati yang menyediakan aneka makana dan minuman. Ada bakso, soto, gorengan, rujak, es krim, jus buah, sop buah, pokoknya banyak deh.

Jadi, tunggu apa lagi. Kalau kamu berkunjung ke Bengkulu, jangan lewatkan tempat yang satu ini. Selain memiliki nilai sejarah, juga sangat asyik dan nyaman untuk melepas lelah dan stress.

Mungkin kamu bingung, untuk sampai ke tempat itu rutenya lewat mana, ya?
Nah, saya kasih tau. Kalau kamu ke Bengkulu lewat jalur udara (pesawat), saat di bandara Fatmawati Soekarno, kamu bisa naik taksi atau mobil sewaan dan minta pada sopir untuk mengantarkan kamu tempat wisata rumah gubernur. Mereka pasti tau kok.

Kalau kamu lewat jalur darat (bis), sampai di terminal Bengkulu, kamu bisa mencari angkutan kota (angkot) berwarna kuning yang jurusan Kampung cina. Kamu minta saja diturunkan di rumah gubernur itu.

Oke, sahabat pecinta traveling. Selamat berlibur ke Bengkulu. Jangan lupa ya, untuk mampir ke tempat menarik yang saya ceritakan tadi.

Penulis : Safrianto

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Kupas News, Jakarta - Walaupun Rancangan Undang-undang (RUU) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) telah disahkan DPR menjadi UU KUHP,  khusus untuk pelaksanaan kemerdekaan pers...

Komisi XI DPR RI dan BI Sosialisasikan Transaksi Digital QRIS di Rejang Lebong

Kupas News, Rejang Lebong –  Anggota Komisi XI DPR RI Susi Marleny Bachsin bersama Bank Indonesia (BI) kembali melakukan Sosialisasi dan Edukasi Quick Response...

Janda Miliki Anak Sakit di Kepahiang Terima Bantuan Bedah Rumah

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan bedah rumah program Baznas di Desa Kandang, Seberang Musi, Kepahiang, Rabu, 7 Desember 2022,...

Problem Solving Kepolisian Mediasi Dua Perempuan Terlibat Kasus Penganiayaan

Bhabinkamtibmas Polsek Taba Penanjung saat menggelar kegiatan problem solving kepolisian, Rabu, 7 Desember 2022, Foto: Dok Kupas News, Bengkulu Tengah - Mencoba melakukan mediasi sebagai...

Bea Cukai Musnahkan Barang Milik Negara Hasil Penindakan KPPBC TMP C Bengkulu

Kepala Bea Cukai Provinsi Bengkulu Ardhani Naryasti bersama perwakilan instansi terkait saat melakukan pemusnahan barang milik negara, di Kantor Bea Cukai provinsi Bengkulu, Kamis,...
Html code here! Replace this with any non empty raw html code and that's it.

Terbaru