Senin, Agustus 15, 2022

10.205 Ha Lahan Pertanian di Mukomuko Hanya Tersisa 2.748 Ha

Baca selanjutnya

Gubernur di Desa Pondok Lunang Mukomuko.
Gubernur di Desa Pondok Lunang Mukomuko.

kupasbengkulu.com – Gubernur Bengkulu, H Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd mengatakan, ancaman penyediaan pangan yang dihadapi di Provinsi Bengkulu saat ini, semakin terbatasnya lahan pertanian akibat terjadinya alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan, abrasi, perumahan, lahan industri.

Hal ini terlihat dari data BPS Provinsi Bengkulu di Kabupaten Mukomuko, luas lahan sawah tahun 2013 mencapai 10.205 Hektare (Ha). Sementara hasil dari identifikasi Kementerian Pertanian seluas 4.449 Ha dan hasil identifikasi Badan ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Bengkulu mengalami penurunan 2.748 Ha.

”Tingginya alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan menyebabkan penurunan produksi pertanian di Mukomuko. Setiap tahunnya di Mukomuko membutuhkan 17.982 ton beras per tahun guna memenuhi kebutuhan penduduk yang mencapai 176.810 jiwa,” kata Junaidi, Rabu (18/6/2014), saat Kunjungan Kerja Pemanfaatan Lahan Perkarangan di Kabupaten Mukomuko.

Junaidi menjelaskan, alasan beralih fungsinya lahan pertanian juga dipengaruhi rusaknya sarana dan prasarana pertanian. Seperti, saluran irigasi, waduk, embung. Akibatnya, petani tidak bisa menggarap sawah. Selain itu, tambah Junaidi, bencana alam berupa banjir, kekeringan juga salah satu penyebab penurunan produksi pertanian maupun produktivitas pertanian.

”Kita mengharapkan kepada bupati dan walikota agar menyusun dan mengembangkan kebijakan relugasi yang tepat, iklim pertanian. Sebab itu menjadi tanggungjawab pemerintah,” harap Junaidi.

Dalam hal ini, lanjut Junaidi, pada tingkat Rumah Tangga (RT) dapat memanfaatkan perkarangan dapat bercocok tanam, mulai dari sayuran, buah-buahan, tanaman obat, serta dapat memelihara ternak mulai dari ayam, bebek, dan perikanan. KOndisi ini, kata Junaidi, dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, telah memprogramkan beberapa kegiatan pembangunan dan Bansos melalui dana APBD dan APBN tahun 2014 di Kabupaten Mukomuko. Dari dana APBD Provinsi 2014, terang JUnaidi, sebesar Rp 44.519.807.180, dari dana APBN sebesar Rp 164.620.616.000.

”Saya harap hasil pembangunan ini dapat meningkatkan kesejahteraan, pendapatan dan mengurangi kemiskinan di Mukomuko,” kata Junaidi, Rabu (18/6/2014).(gie)

Kejuaraan Tenis Meja Bengkulu Resmi Ditutup

Kupas News, Bengkulu - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah secara resmi menutup Kejuaraan Tingkat Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Tahun 2022 sekaligus menyerahkan...

Sambut HUT Pramuka Ke 61, Kwarda Bengkulu Ziarah ke Makam Pahlawan

Kupas News, Bengkulu - Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu Hamka Sabri memimpin upacara Ziarah Makam Pahlawan dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan...

Dua Remaja Kantongi Sabu Diamankan Polres Bengkulu

Kupas News, Bengkulu - Tindak lanjut hasil penyelidikan Tim Opsnal yang diturunkan setelah menerima informasi warga, Kasat Resnarkoba IPTU E.H Purba dan KBO Satresnarkoba...

Tega, Anak Kandung Jadi Sasaran Sahwat setelah Ditinggal Sang Istri

Kupas News, Rejang Lebong - Seorang oknum Khatib Masjid berinisial MR (43) warga Kabupaten Rejang Lebong (RL) ditangkap personil Polsek Bermani Ulu Polres RL...

Irjen Ferdy Sambo Diperiksa Timsus Polri Sebagai Tersangka

Kupas News, Jakarta - Penyidik tim khusus Polri melakukan pemeriksaan perdana terhadap Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir...

Terbaru