10.205 Ha Lahan Pertanian di Mukomuko Hanya Tersisa 2.748 Ha

Baca selanjutnya

Gubernur di Desa Pondok Lunang Mukomuko.
Gubernur di Desa Pondok Lunang Mukomuko.

kupasbengkulu.com – Gubernur Bengkulu, H Junaidi Hamsyah, S.Ag, M.Pd mengatakan, ancaman penyediaan pangan yang dihadapi di Provinsi Bengkulu saat ini, semakin terbatasnya lahan pertanian akibat terjadinya alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan, abrasi, perumahan, lahan industri.

Hal ini terlihat dari data BPS Provinsi Bengkulu di Kabupaten Mukomuko, luas lahan sawah tahun 2013 mencapai 10.205 Hektare (Ha). Sementara hasil dari identifikasi Kementerian Pertanian seluas 4.449 Ha dan hasil identifikasi Badan ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Bengkulu mengalami penurunan 2.748 Ha.

”Tingginya alih fungsi lahan pertanian menjadi perkebunan menyebabkan penurunan produksi pertanian di Mukomuko. Setiap tahunnya di Mukomuko membutuhkan 17.982 ton beras per tahun guna memenuhi kebutuhan penduduk yang mencapai 176.810 jiwa,” kata Junaidi, Rabu (18/6/2014), saat Kunjungan Kerja Pemanfaatan Lahan Perkarangan di Kabupaten Mukomuko.

Junaidi menjelaskan, alasan beralih fungsinya lahan pertanian juga dipengaruhi rusaknya sarana dan prasarana pertanian. Seperti, saluran irigasi, waduk, embung. Akibatnya, petani tidak bisa menggarap sawah. Selain itu, tambah Junaidi, bencana alam berupa banjir, kekeringan juga salah satu penyebab penurunan produksi pertanian maupun produktivitas pertanian.

”Kita mengharapkan kepada bupati dan walikota agar menyusun dan mengembangkan kebijakan relugasi yang tepat, iklim pertanian. Sebab itu menjadi tanggungjawab pemerintah,” harap Junaidi.

Dalam hal ini, lanjut Junaidi, pada tingkat Rumah Tangga (RT) dapat memanfaatkan perkarangan dapat bercocok tanam, mulai dari sayuran, buah-buahan, tanaman obat, serta dapat memelihara ternak mulai dari ayam, bebek, dan perikanan. KOndisi ini, kata Junaidi, dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, telah memprogramkan beberapa kegiatan pembangunan dan Bansos melalui dana APBD dan APBN tahun 2014 di Kabupaten Mukomuko. Dari dana APBD Provinsi 2014, terang JUnaidi, sebesar Rp 44.519.807.180, dari dana APBN sebesar Rp 164.620.616.000.

”Saya harap hasil pembangunan ini dapat meningkatkan kesejahteraan, pendapatan dan mengurangi kemiskinan di Mukomuko,” kata Junaidi, Rabu (18/6/2014).(gie)

- Advertisement -

Gubernur Rohidin Hadiri Musda Pengajian Al-Hidayah

Kupas News – Gubernur Rohidin Mersyah hadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Pengajian Al-Hidayah Provinsi Bengkulu di Gedung Daerah Balai Raya Semarak Bengkulu, Sabtu (4/12)....

Polri Gelar Operasi Kemanusiaan Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Kupas News, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung menerbitkan surat perintah nomor: Sprin/XII/OPS.2./2021 untuk menggelar operasi kemanusiaan Aman Nusa II dalam rangka...

2 Pelatih Shoto-Kai Bengkulu Raih Penghargaan

Kupas News – Perguruan bela diri Shoto-Kai Provinsi Bengkulu kembali menorehkan prestasi, namun penghargaan kali ini diberikan kepada 2 orang pelatih. Kedua pelatih Shoto-Kai...

IKA SeMaKu Gelar Musyawarah Besar 8 Desember

Kupas News – Ikatan Keluarga Seluma Manna Kaur (IKA SeMaKu) akan menggelar musyawarah bersama (Mubes) ke-1 pada 8 Desember 2021 mendatang. Forum musyawarah tertinggi...

Miliki Ladang Ganja, Pelaku KDRT Dikenakan Pasal Berlapis

Kupas News – Kepolisian Resor Lebong menggelar konferensi pers atas keberhasilan pengungkapan kasus dugaan Tindak Pidana Narkoba golongan I jenis ganja pada Jum’at, (03/12). Konferensi...

Terbaru