oleh

26 Desa di Mukomuko Manfaatkan Perkarangan Jadi Kebun

Gubernur cek lokasi pemanfaatan perkarangan di Desa Pondok Lunang Kecamatan Air Dikit Kabupaten Mukomuko.
Gubernur cek lokasi pemanfaatan perkarangan di Desa Pondok Lunang Kecamatan Air Dikit Kabupaten Mukomuko.

kupasbengkulu.com – Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Bengkulu, H. Muslih Z, SH, M.Si mengatakan, pelaksanaan kegiatan pemanfaatan perkarangan di Kabupaten Mukomuko melalui dana APBN/Dekon yang dimulai sejak tahun 2010.

Sejak tahun itu, kata dia, sudah berkembang mencapai 26 lokasi yang terdapat di 10 desa dari 5 kecamatan. Yakni di Kecamatan Penarik, Kecamatan Air Majunto, Kecamatan XIV Koto, Kecamatan Lubuk Pinang dan Kecamatan Kota Mukomuko.

”Pemanfaatan perkarangan di Kabupaten Mukomuko merupakan urutan ke tujuh. Sebelumnya sudah dikembangkan di Seluma, Kota Bengkulu, Bengkulu Tengah, Rejang Lebong dan kabupaten Lebong,” kata Muslih, Rabu (18/6/2014).

Pemanfaatan perkarangan tahun 2011, lanjut Muslih, sudah mulai berkembang di 10 desa di 5 kecamatan. Mulai dari di Kecamatan Air Rami, Pondok Suguh, Sungai Rumbai, Ipuh dan Kecamatan Teras Terunjam. Sementara di tahun 2013, terang Muslih, pengembangan pemanfaatan lahan perkarangan tersebar di 6 desa di 6 kecamatan. Seperti, di Kecamatan XIV Koto, Air Dikit, Selagan Raya, dan Kecamatan Teramang Jaya.

”Anggota yang sudah memanfaatkan perkarangan rumah sudah mencapai 750 Kepala Keluarga,” jelas Muslih.

Ia menambahkan, jumlah dana yang telah disalurkan, terang Muslih, dari tahun 2010 hingga tahun 2014 mencapai 570 juta. Sementara dana dari APBD tahun 2013, jelas Muslih, sebesar Rp 80 juta yang diberikan ke 8 kelompok dengan jumlah anggota 160 KK.

”Dari beberapa lokasi kegiatan perkarangan, beberapa kelompok telah menikmati hasilnya dan menanam kembali. Ada juga yang gagal, namun yang masih bertahan dan berkembang cukup baik kelompok perkarangan di Desa Pondok Lunang,” demikian Muslih.(gie)

Rekomendasi