Kondisi SPBN Kaur yang tidak terawat, dan belum pernah mendapatkan pasokan BBM dari pihak PT Pertamina.

Kondisi SPBN Kaur yang tidak terawat, dan belum pernah mendapatkan pasokan BBM dari pihak PT Pertamina.

kupasbengkulu.com – Bangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Desa Pasar Lama Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur saat ini terbengkalai dan terancam menjadi besi tua.

SPBN ini selesai sejak Juli 2012 lalu dari Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) pusat, dan kepengurusannya akan diserahkan ke Koperasi Suka Maju Desa Pasar Lama yang tentunya setelah serah terima dari DKP pusat ke Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kaur, tapi kini terlihat tak terurus dan telah ditumbuhi rumput liar dan jadi belukar.

Salah satu anggota Koperasi Nelayan Suka Maju, Yunizar menerangkan penyebab SPBN yang belum bisa difungsikan saat ini tidak diketahui kejelasannya. Karena untuk cek fisik dari pertamina itu sudah dilakukan. Sedangkan untuk survey penggunaan bahan bakar nelayan juga sudah dilakukan.

“Hanya saja tak bisa difungsikan karena terdapat beberapa persoalan seperti tidak ada koordinasi oleh pihak DKP Kabupaten Kaur ke Pertamina. Dan pihak koperasi disini hanyalah pengelola, itupun setelah serah terima dari DKP Kaur,” tutur Yunizar Sabtu (3/5/2014).

Sejauh ini bangunan memang belum bisa digunakan karena belum bisa disuplay oleh pertamina.

Selanjutnya iapun mengatakan kalau ia sudah pernah menemui pihak pertamina untuk kelanjutan penyuplayan BBM.

“Jawaban pihak pertamina mereka siap menyuplai, asalkan ada koordinasi dari DKP Kabupaten Kaur. Tapi kami juga pernah menanyakan ke DKP dan jawaban yang sama juga kami dapatkan. Ini membuat kami bingung, padahal nelayan sudah menantikan SPBN itu segera berfungsi,” jelasnya lebih lanjut.

Terpisah, Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kaur, Yetminson, melalui Kabid Pesisir DKP Fery Ardiyansyah membenarkan SPBN yang terletak di Pasar Lama belum bisa difungsikan karena belum adanya koordinasi dari pihak pertamina terkait suplai BBM.

“Hingga saat ini belum ada koordinasi dari pihak Pertamina dan kami tetap mencari solusi supaya bangunan tersebut berfungsi sehingga tidak terbengkalai seperti saat sekarang ini yang berakibat jadi besi tua,” terang Fery.(mty)

Artikel Terkait :
– Agar Beroprasi SPBN  Kaur Harus Ganti Nama