sumber foto: http://www.suara-alam.com/

sumber foto: http://www.suara-alam.com/

Kaur, kupasbengkulu.com – Warga di Desa Kedataran dan Trans Tanjung Ganti Kecamatan Maje Kabupaten Kaur, resah. Pasalnya, harimau Sumatera atau Panthera Tigris Sumatrae dewasa itu memasuki areal pemukiman warga setempat.

Masuknya, raja hutan itu diketahui raja hutan terkena perangkap babi, salah satu warga Desa Penyandingan. Namun, lepas sehingga harimau turun ke desa dan ‘berpatroli’ diareal pemukiman warga setempat.

“Kita memastikan harimau itu sudah besar, dan sudah beberapa kali turun ke desa, dan sudah pernah mencoba memakan tiga kerbau yang diikat di sawah. Tapi, kerbau berhasil melarikan diri hingga tali pengikatnya putus,” kata Ida (25), salah satu warga Desa Peyandingan, Selasa (02/12/2014).

Ia menambahkan, meskipun belum ada korban akibat harimau tersebut, sejumlah warga mulai resah apalagi melihat jejak kaki harimau yang tidak kecil di perkampungan dan di areal sekolah menuju Desa Kedataran.

Perlu diketahui sebelumnya di Desa Parda Suka Kecamatan Maje Pertengan November 2014, satu ekor sapi di makan harimau.(mty)