Kepahiang, kupasbengkulu.com – Pemilik tambang pasir, Arbi (50) Warga Kelurahan Dusun Kepahiang, nekat melakukan penelitian sendiri atas temuan sejumlah benda antik yang diduga peninggalan purbakala. Ini terkait Pemkab Kepahiang melalui Dinas Hubkominfo dan Budpar terkesan tidak serius menindaklanjuti temuan atau melakukan penelitian.

“Benda-benda ini (Mirip mata kampak dan tombak) akan saya teliti sendiri. Kalau dari pemerintah, sepertinya tidak serius menyikapi temuan ini,” ungkap Arbi,  Kamis (16/4/2015).

Dalam penelitiannya tersebut, Arbi akan mengerahkan segenap pekerja  tambangnya untuk mencari gentong-gentong berisikan mata kampak, mata tombak dan tulang belulang berikutnya. Sampai saat ini, sudah terdapat 4 gentong baru.

“Semua temuan akan saya angkut ke rumah. Kalau ada yang ikut meneliti seperti dari pemerintah, bisa datang ke rumah. Dengan begitu, mereka tidak perlu lagi ikut menggali,” ujar Arbi.

Dari penilaian Arbi tentang pemerintah terkesan meremehkan temuan. Ia menyarankan agar pemerintah tidak lagi tampak berambisi melakukan penelitian. ” Nantinya ada yang ingin membeli dengan harga yang setimpal, akan saya jual,” kata Arbi.(slo)