Rumah warga Taba Sating

kupasbengkulu.com, Kepahiang – Warga Desa Taba Sating, Kecamatan Tebat Karai, kabupaten Kepahiang, Selasa (24/11) malam, dihebohkan dengan ambruknya sebuah rumah semi permanen milik Imron (42). Meski tidak mengakibatkan korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp 30 juta.

Ambruknya rumah berukuran 10 x 6 Meter itu, disaat istri dan kedua anak Imron sedang tertidur pulas. Imron sendiri, diinformasikan tengah berada di luar rumah.

“Peristiwa ambruknya rumah warga kita tadi malam, sempat membuat kita panik. Terlebih istri dan anak-anaknya ada di dalam rumah. Beruntung, mereka bisa selamat dari peristiwa tersebut,” terang Kades, Arman Rayadi, Rabu (25/11).

Menurutnya, rumah warga yang berprofesi sebagai petani itu bisa ambruk, oleh faktor usia rumah yang diperkirakan sudah mencapai 40 tahun. Atas peristiwa itu, Imron sekeluarga terpaksa diungsikan ke salah satu rumah milik keluarganya.

“Musibah yang menimpa warga kita ini sudah saya laporkan ke Dinas Sosial dan BPBD juga DPRD. Dari mereka, ada yang siap menindaklanjuti,” jelas Arman.

Sementara, Kabid Logistik BPBD Kepahiang, Aryesi Maryana menyampaikan jika pihaknya telah meninjau lokasi pascamendapatkan laporan dari Kades.
“Kita sudah ke lokasi. Sesuai kondisi, maka kita sarankan agar kades menyampaikan musibah ini ke Dinas Sosial. Dari kita juga akan ada pertimbangan,” singkat Aryesi.(slo)