Komisi II DPRD Kepahiang sidak BBI Disnakan kabupaten.

Komisi II DPRD Kepahiang sidak BBI Disnakan kabupaten.

Kepahiang, Kupasbengkulu.com – DPRD Kepahiang minta Balai Benih Ikan (BBI) milik Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kepahiang di Desa Peraduan Binjai, Kecamatan Tebat Karai, segera ditutup.

BBI dinilai tidak mengguntungkan dan hanya memboroskan anggaran (APBD).

“Kita lihat kondisi bangunan bak penampung ikan senilai 750 juta rupiah ini, sudah pada hancur dan tidak lagi bisa difungsikan. Jadi, buat apa lagi BBI ini kita anggarkan,” tegas ketua Komisi II DPRD Kepahiang, Supianto, Kamis (7/4/2016).

Anggota DPRD kepahiang, Edwar Samsi juga menila sama. BBI dinilai tidak bisa menguntungkan. Hanya akan memboroskan anggaran saja. BBI diminta untuk segera ditutup. “Dari kondisinya yang sudah seperti ini, BBI sudah tidak ada gunanya. Lebih baik BBI ditutup saja,” tegasnya.

Pengakuan dari pekerja BBI, Asep (29), pihak Dispertan kabupaten memasok pakan hanya satu kali dalam satu tahun. Dalam memenuhi kebutuhan pakan, mereka terpaksa menggunakan hasil penjualan bibit dari warga pembeli.

Rata-rata bibit ikan yang dijual setiap bulannya. Sekitar 200 ekor atau senilai Rp 400 ribu. “Pada Mei 2015 lalu, pakan diberikan 50 sak. Karena jumlah pakan itu tidak cukup. Kami terpaksa menggunakan hasil penjualan bibit. Jika ada sisa penjulan, untuk operasional,” kata Asep.(slo)