harga sembako belum turun

Harga sembako belum turun di Kabupaten Kepahiang

Kepahiang, kupasbengkulu.com – Ketua Komisi II DPRD Kepahiang Supianto mendesak Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Peridag) Kabupaten Kepahiang untuk melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) harga sembilan bahan pokok (Sembako). Desakan ini tidak lepas dari keputusan pemerintah dalam menurunkan harga BBM premium menjadi Rp
6.600 dan solar Rp 6.400.

“Harga BBM premium dan solarkan sudah turun. Kok harga sembako belum juga diturunkan oleh sebagian besar pedagang. Contoh pada harga beras yang masih diharga Rp 9.800 perkilo,” kata Supianto.

Menurut Supianto, diperlukannya Sidak harga sembako, atas informasi sudah turunnya harga sembako dari pusat. Turunnya harga tersebut mulai diterapkan oleh berbagai daerah.

“Jika tidak segera di sidak. otomatis warga kita akan terugikan. Bayangkan saja berapa uang yang seharusnya tidak ikut terogohkan dari saku mereka. Sepertinya pada harga beras tadi,” terang Supianto.

Selanjutnya Supianto mengemukakan, pihaknya dalam meendesak Diskop UKM dan Perindag untuk sidak harga Sembako, atas peran komisi II sebagai mitra kerja.

“Ini sudah merupakan tugas kami sebagai lembaga pengawasan dan juga Diskop UKM dan perindag,” tutup Supianto.(slo)