oleh

BKSDA Periksa Kades Penago Terkait Perambahan Cagar Alam

kupasbengkulu.com – Terkait perambahan cagar alam yang dirusak masyarakat, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) memanggil Kepala Desa (Kades) Penago Baru, Sudirman sebagai saksi sekaligus sebagai pelapor perusakan lahan yang dilindungi.

Dalam waktu lebih kurang 2 jam, Sudirman dicerca sebanyak 30 pertanyaan. Alih fungsi lahan dari kawasan lindung menjadi lahan perkebunan sawit, dimana perambah itu adalah masyarakat setempat yang mengetahui kalaupun lahan tersebut merupakan cagar alam.

“Saya selaku kades telah menegur masyarakat yang merambah ke lahan cagar alam, tetapi tidak diperdulikan sehingga saya lapor ke BKSDA, karena lahan itu milik BKSDA,” kata Sudirman kades Penago Baru, Senin (30/06/2014).

Perambahan terjadi sejak April 2013, dikarenakan lahan pertanian sebagai sumber mata pencaharian, telah banyak dijual sehingga masyarakat yang tidak mempunyai lahan petanian lagi merambah ke cagar alam yang menjadi pelindung desa.

“Lebih kurang 3 Ha lahan cagar alam yang sudah dirusak oleh masyarakat, dan itu sudah rusak parah,” ungkapnya.

Sejauh ini, ada empat orang masyarakat yang terlibat perambahan cagar alam yang merupakan warga penago baru.

“Sangat disayangakan ulah warga itu, kayu yang dilindungi dirusak, seperti Kayu Waru hingga batangnya dikuliti, Kayu Latun, dan Kayu Kenidai,” tutup.(yee)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed