Kaur, kupasbengkulu.com - Cuaca buruk disertai hujan dan badai beberapa hari ini menyebabkan salah satu kantor Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD), Dinas Pendidikan dan kebudayaan, Maje-Nasal Kabupaten Kaur Ambruk pada Sabtu (08/11/2014) pukul 08.45 wib. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut

Kaur, kupasbengkulu.com – Cuaca buruk disertai hujan dan badai beberapa hari ini menyebabkan salah satu kantor Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD), Dinas Pendidikan dan kebudayaan, Maje-Nasal Kabupaten Kaur Ambruk pada Sabtu (08/11/2014) pukul 08.45 wib. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut

Kaur, kupasbengkulu.com – Cuaca buruk disertai hujan dan badai beberapa hari ini menyebabkan salah satu kantor Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD), Dinas Pendidikan dan kebudayaan, Maje-Nasal Kabupaten Kaur Ambruk pada Sabtu (08/11/2014) pukul 08.45 wib. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kepala UPTD Maje-Nasal Ikhsan menuturkan kejadian ini bermula dari tadi malam yang sebagian badan kantor yang retak-retak dan atapnya ada yang sudah lepas, maka Sabtu pagi semua pegawai termasuk kepala UPTD ikut membereskan barang-barang di kantor, antisipasi jika terjadi sesuatu seperti dinding kantor yang roboh.

“Namun tidak lama dari kami membereskan barang-barang dikantor, terdengar suara berderak dan kemudian kantor ambruk. Untunglah kita sudah menyelamatkan semua barang-barang penting seperti alat elektronik,” pungkas Kepala UPTD Ikhsan lewat telepon Selularnya, Sabtu (08/11/2014).

Mendapat informasi ini pihak Komisi II DPRD Kaur bersama anggotanya yang diketuai oleh H.Zulkifli Jakfar meninjau langsung ke lokasi. Komisi II meminta dari pihak Pemda serius menanggapi hal seprti ini sehingga tidak terulang lagi hal yang sama. Dan untuk UPTD diminta mencari alternatif lain sehingga kegitan tidak terganggu, dan aktifitas tetap berjalan lancar.

Ditambahkan Ikhsan kantor UPTD memang sudah lama dikhawatirkan akan roboh, karena kondisinya Ā memprihatinkan dan tidak layak lagi ditempati.

“Kalau kondisi kantor sudah lama memprihatinkan dan sudah kita usulkan ke Pemda untuk perbaikan, karena mengancam keselamatan penghuninya, namun belum ada tanggapi dari pihak terkait hingga ambruk begini,” demikian Ikhsan. (mty)