Senin, Januari 17, 2022

Dewan Setujui RAPBD 2022 Jadi Perda

Baca selanjutnya

Kupas News – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu akhirnya menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah  (RAPBD) Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2022 dijadikan Peraturan Daerah (Perda).

Di mana sebelumnya seluruh Fraksi DPRD Provinsi menyetujui RAPBD Tahun 2022 tersebut di tingkatkan statusnya menjadi Perda Provinsi Bengkulu dalam Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi atas Raperda tentang RAPBD Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2022, pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (16/11).

Dengan disetujui seluruh fraksi maka pimpinan rapat Ihsan Fajri melakukan pengambilan keputusan bersama dan dilanjutkan dengan penandatanganan keputusan bersama tersebut yang ditandatangani unsur pimpinan dewan serta Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, disaksikan Ketua-ketua Fraksi dan unsur Forkompinda Provinsi Bengkulu.

Dalam keterangannya, Gubernur Rohidin Mersyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota dewan terhormat atas disetujuinya Raperda APBD Provinsi Bengkulu Tahun 2022 dijadikan Peraturan Daerah.

Gubernur Rohidin Mersyah saat menandatangani persetujuan RAPBD Tahun 2022, Foto: Dok

“Dari sisi ketepatan waktu, alhamdulillah kita selesai lebih cepat dan lebih awal. Saya kira ini menjadi nilai tersendiri supaya nanti evaluasi Kemendagri sudah kita sampaikan kemudian tentu sesegera mungkin dapat dilaksanakan di lapangan,” sampai Gubernur Rohidin, usai mengikuti Rapat Paripurna.

Diakuinya memang ada beberapa koreksi dari APBD tahun 2022 ini dibandingkan dengan APBD tahun 2021 karena adanya perubahan dari sisi pendapatan.

“Di mana seluruh Indonesia transfer ke daerah itu mengalami penurunan yang signifikan di samping memang pendapatan asli daerah juga menurun,” ungkapnya.

Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Ihsan Fajri saat menandatangani persetujuan RAPBD 2022, Foto: Dok

Namun dirinya optimis jika alokasi anggaran itu dilakukan secara efektif maka dapat memenuhi program prioritas. Di samping itu juga dengan jalan mencari sumber pendapatan baru.

“Kita memang sudah bisa  menemukan beberapa titik peningkatan pendapatan, dengan jalan intensifikasi aset pemprov, yang berpotensi sekali mendatangkan  sumber pendapatan jika dikelola dengan baik, seperti Balai Buntar dan sarana olahraga yang bisa menjadi tambahan pendapatan,” jelasnya.

Selain itu, jelasnya, pemetaan dari sisi Pajak Kendaraan Bermotor juga berpotensi besar sekali untuk meningkatkan pendapatan. (Adv)

Editor: Irfan Arief

- Advertisement -

Pemprov Undi Nomor Area Tanggungjawab OPD di Kawasan Pantai Panjang

Kupas News – Dipimpin Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, Tim 13 Pengelolaan Pantai Panjang Pemprov Bengkulu, lakukan sidak (pemantauan langsung) terhadap kebersihan, ketertiban penempatan...

Ridho Rahmadi Ingatkan Siswa MTs Roudlotur Rosmani Lebih Produktif

Kupas News – Dalam kunjungan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Ummat Ridho Rahmadi di MTs Roudlotur Rosmani, Kamis (13/1) mengingatkan anak-anak muda...

Jelang HPL Terbit, Pemprov Bentuk Tim 13 Atasi Pengelolaan Pantai Panjang

Kupas News – Pasca pelaksanaan gerakan bersih Pantai Panjang Bengkulu bersama Forkopimda dan organisasi masyarakat peduli kebersihan pantai, Pemprov Bengkulu kian memantapkan langkahnya kelola...

Gubernur Rohidin Kunjungi Universitas Al Azhar Indonesia Bahas Kerja Sama

Kupas News – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melakukan silaturahmi ke Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) di Jakarta. Berbagai hal dibahas dalam lawatannya pada Kamis...

Grand Opening Kafe Harsa Eat Terobosan Menu Andalan Unik di Bengkulu

Kupas News – Sebagian besar pelaku usaha kafe berlomba-lomba mengkreasikan desain tempat usahanya untuk menarik pelanggan. Terutama bereksperimen dalam sajian menu hidangan kemudian persaingan...

Terbaru