oleh

Duhh… SKPD Ini Target PAD Tak Sampai Dua Persen

lebong rapat
Suasana rapat evaluasi PAD yang dipimpin Setdakab Lebong, Mirwan Effendi

kupasbengkulu.com – Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Lebong melakukan evaluasi realisasi pendapatan asli daerah (PAD) pada 2014 di ruang rapat kantor Bupati Lebong, Rabu (8/10/2014).

Rapat evaluasi tersebut dipimpin Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Lebong, Mirwan Effendi didampingi Kabid Pendapatan dan Bagi Hasil DPPKAD Kabupaten, Syarifuddin dan dihadiri Kepala SKPD Lebong dan Camat.

Syarifuddin mengatakan, bahwa realisasi pencapaian target keseluruhan cukup bagus, namun jika dirincikan masih banyak SKPD yang capaian realisasinya masih jauh dari yang diharapkan.

“Secara keseluruhan, realisasi untuk seluruh SKPD per 30 September 2014 mencapai 83,00 persen dari total target PAD Rp 16.904.046.148 yakni Rp 14.030.159.700,” jelas Syarif.

Menurut Syarif, belum optimalnya realisasi PAD ini disebabkan oleh beberapa SKPD yang kurang maksimal dalam menggarap penyerapan PAD tersebut.

“Seperti Dinas Pertanian, realisasinya hanya 1,25 persen dari Rp 399.446.148 berarti yang bisa terealisasi sebesar Rp 5.000.000. Alasan dari SKPD tersebut karena terkendala oleh regulasi Perda, padahal kita kan bisa menggunakan Perbup,” ungkap Syarif.

Selain itu, rapat evaluasi ini juga membahas penerimaan paja bumi dan bangunan (PBB) per Kecamatan. Total realisasi penerimaan masih terlalu kecil, namun terdapat satu Kecamatan yang realisasinya sudah mencapai 100 persen yaitu Kecamatan Lebong Atas.

Total jumlah wajib pajak PBB di Kabupaten Lebong mencapai 25.908 yang memiliki target sebesar Rp 984.212.565. Sedangkan, yang sudah terealisasi baru 18,08 persen jadi yang baru diterima sebesar Rp 177.940.966.

“Seperti yang sudah dijanjikan, bagi Kecamatan yang realisasi PADnya baik akan diberi reward berupa jalan-jalan ke Bogor untuk satu orang Camat dan dua Kades,” demikian Syarif.(spi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed