oleh

IAIN Bengkulu Siapkan Mahasiswa KKN Berbasis Kewirausahaan

Gerbang IAIN Bengkulu
Gerbang IAIN Bengkulu

kupasbengkulu.com – Pada 18 Juni 2014 mendatang, ribuan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu dilepas ke sejumlah tempat guna mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN), yang akan diselenggarakan selama dua bulan.

Sebelumnya pembekalan KKN sudah dilakukan, yakni dari tanggal 6-9 Juni 2014 lalu, dengan pemateri Rektor IAIN Bengkulu beserta Wakil Rektor, dan perwakilan Pemerintah Daerah Bengkulu Tengah (Pemda Benteng), di mana  sebagian besar mahasiswa akan ditempatkan di daerah tersebut.

“Setelah pembekalan dilanjutkan dengan kegiatan pertemuan kelompok KKN. Penyerahan mahasiswa KKN ke Kabupaten Benteng akan dilakukan tanggal 18 Juni 2014 di Pemda Benteng oleh Rektor IAIN langsung,” ujar Samsudin, M.Pd., penanggung jawab KKN.

Dilanjutkan Samsudin, para mahasiswa akan ditarik kembali dari tempat KKN pada 20 Agustus 2014 mendatang. Lokasi KKN di Kabupaten Benteng terdiri dari 4 kecamatan, 56 desa, dan akan diduduki 73 kelompok. Sedangkan untuk di Kabupaten Seluma, mahasiswa akan ditempatkan di 2 kecamatan yang akan ditempati oleh 8 kelompok. Sementara untuk di Kota Bengkulu sendiri hanya di satu kecamatan, yakni Kampung Melayu yang terdiri dari 6 kelurahan.

“Tujuan dari KKN ini adalah agar mahasiswa bersama masyarakat dan tokoh-tokoh di desa atau kecamatan tersebut bersama-sama membangun desa dan masyarakat. Jadi teknisnya mahasiswa bukan memberi ilmu ke masyarakat, melainkan bagaimana masyarakat dengan mahasiswa KKN bisa bersinergi melaksanakan program pembangunan yang sudah dicanangkan pemerintah,” terang Samsudin.

“Dengan sinergi seperti ini maka semua program baik yang berhubungan dengan program kemasyarakatan dan program keagamaan dapat dilaksanakan secara bersama-sama,” lanjutnya.

Di samping itu, selama menjalani masa KKN para mahasiswa akan tinggal di rumah warga. Hal ini ditujukan agar mahasiswa lebih mudah berbaur dengan masyarakat. Disampaikan Samsudin, dengan program-program kemasyarakatan dan keagamaan, masjid menjadi basis dan dimanfaatkan guna pengembangan potensi kemasyarakatan.

“Diharapkan setelah KKN ini, program-program yang telah dirintis mahasiswa bersama masyarakat nantinya bisa dilanjutkan, ditindaklanjuti oleh pemerintah setempat,” pungkasnya.

KKN Berbasis Kewirausahaan

Tidak hanya itu, Rektor IAIN juga akan melepas mahasiswa KKN ke Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Pasalnya sudah dua tahun terakhir IAIN memiliki program KKN berbasis kewirausahaan.

KKN berbasis kewirausahaan ini akan diikuti 84 peserta, yang semuanya akan diletakkan di PT. Alfaafa Alam Daya Persada, yang bergerak di bidang inovasi pertanian, peternakan, perikanan, serta obat-obatan yang berhubungan dengan pertanian.

“Ke-84 peserta ini akan dilepas oleh Rektor IAIN pada 20 Juni 2014 dari kampus IAIN. Kemudian diserahterimakan di Boyolali tanggal 24 Juni 2014 oleh Rektor langsung ke PT tersebut,” kata Samsudin.

KKN berbasis kewirausahaan ini akan diselenggarakan selama 40 hari, dan akan didampingi oleh DPL (Dosen Pembimbing Lapangan), yakni Dr. Asnaini, MA serta Chairiah L. Wardah.

“Selama di sana mereka akan diberikan materi inovasi kewirausahaan. Di minggu pertama akan ada tutorial, selanjutnya diisi dengan praktek lapangan. Dua minggu selanjutnya diadakan bakti sosial kemasyarakatan,” lanjut Samsudin.

Bakti sosial akan dilakukan pada masyarakat yang memiliki industri. Jikalau ada mahasiswa yang berminat pada peternakan, maka akan ditempatkan di masyarakat yang memiliki industri tersebut, begitu juga pada industri lainnya.

“Selama di sana mereka akan disiapkan tempat bersama masyarakat. Mahasiswa KKN berbasis kewirausahaan ini akan mengakhiri masa KKN sepuluh hari setelah idul fitri, atau sekitar tanggal 5 Agustus 2014,” demikian Samsudin. (vee)

Rekomendasi