Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu Ajak Semua Kader Aktif Tangani Stunting

Foto bersama Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin (tengah, dengan setelan kuning) dengan TP PKK kabupaten, Kamis, 27 Oktober 2022, Foto: Dok
Foto bersama Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin (tengah, dengan setelan kuning) dengan TP PKK kabupaten, Kamis, 27 Oktober 2022, Foto: Dok

Kupas News, Mukomuko – Supervisi 10 program pokok PKK di Kabupaten/kota tahun 2022, Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Bengkulu hadir di dua Kabupaten di antaranya, Bengkulu Utara dan Mukomuko pada 26 hingga 27 Oktober 2022.

Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu Derta Wahyulin Rohidin menyampaikan supervisi sebagai upaya untuk meninjau sejauh mana program pokok PKK berjalan di setiap Kabupaten/kota. Selain itu, guna mengevaluasi dan mengetahui permasalahan maupun kendala dalam pelaksanaan program PKK di kabupaten sampai tingkat desa dan dasawisma.

“TP PKK memiliki peran penting dalam penanganan stunting, oleh sebab itu setiap kader diminta terus aktif mengawal masalah ini. Sebab stunting merupakan isu nasional yang harus segera dituntaskan TP PKK,” ujarnya usai memberikan supervisi kepada Kader PKK di Kabupaten Mukomuko, Kamis (27/10) kemarin.

Lebih lanjut kata dia, para kader TP PKK perlu dibekali sehingga tercipta tertib administrasi serta data yang ada di desa, kecamatan maupun kabupaten harus saling sinkron dan jelas sumbernya. Hal ini agar visi misi PKK dalam mendukung program pemerintah dapat tercapai secara maksimal.

“Program kerja masing-masing pokja mulai dari I, II, III, dan IV harus sinkron dan selaras dengan TP PKK pusat. Begitupun, data yang disampaikan harus benar-benar kondisi riil agar dapat menjadi acuan dan dasar dalam perencanaan program PKK ke depan,” jelas Derta.

Terakhir, terkait program kerja PKK di kabupaten, kecamatan, desa hendaknya mendapatkan dukungan dari anggaran APBD masing-masing sesuai tingkatan. Hal ini guna memudahkan suksesnya kegiatan di masyarakat.

“TP PKK tentu perlu didukung dengan anggaran APBD jika di kabupaten, anggaran kecamatan jika di kecamatan, hingga PKK desa dan dasawisma melalui dana desa. Sehingga, 10 program pokok PKK terlaksana dan sukses di masyarakat,” pungkas Derta.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Mukomuko, Nurliyana Habsah Sapuan menyampaikan, PKK Kabupaten, kecamatan hingga desa tentu membutuhkan bimbingan dari TP PKK Provinsi. Hal ini agar setiap kegiatan yang dilaksanakan pada Pokja 1, 2, 3 dan 4 dapat berjalan dengan baik dan sinkron dengan program PKK pusat.

“Selama ini sinergi PKK provinsi, kabupaten hingga desa berjalan sesuai arahan. Terbukti, di lapangan beberapa program pokok PKK terlaksana, dan masyarakat juga cukup antusias untuk ikut berpartisipasi di setiap kegiatannya,” ujarnya.

Reporter: Adhika Kusuma

Editor: Benny Benardie

Artikulli paraprakHSP ke-94, Roni Pasla: Pemuda Adalah Tonggak Pemersatu Bangsa
Artikulli tjetërSosialisasi Literasi Digital Menangkal Hoax dan Disinformasi