Komisi XI DPR RI dan BI Sosialisasikan Transaksi Digital QRIS di Rejang Lebong

Rangkaian kegiatan sosialisasi dan edukasi transaksi digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kabupaten Rejang Lebong, Rabu, 7 Desember 2022, Foto: Dok
Rangkaian kegiatan sosialisasi dan edukasi transaksi digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kabupaten Rejang Lebong, Rabu, 7 Desember 2022, Foto: Dok

Kupas News, Rejang Lebong –  Anggota Komisi XI DPR RI Susi Marleny Bachsin bersama Bank Indonesia (BI) kembali melakukan Sosialisasi dan Edukasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Kegiatan sosialisasi kali ini menyasar kepada masyarakat dan para pedagang di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Rabu (7/12) kemarin.

Sosialisasi terkait pemahaman edukasi QRIS ini dihadiri Susi Marleny Bachsin dari komisi XI DPR RI yang diwakili Ketua DPC Gerindra Rejang Lebong Juhendra serta Ketua DPW JPKP provinsi Bengkulu Amran sebagai pelaksana kegiatan dan di isi pemateri dari Bank Indonesia perwakilan Bengkulu Ayudiah dan Apri Jhonson.

Dalam pemaparannya, Ayudiah menjelaskan Quick Response Code Indonesian Standard merupakan penyatuan berbagai macam kode QR dari berbagai vendor Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP). Sehingga manfaat penggunaan QR Code dalam transaksi jenis apapun menjadi lebih cepat, aman dan mudah.

“Saat ini perkembangan dunia tengah dipacu dengan era serba digitalisasi. Bermacam kemudahan-kemudahan terus digenjot pemerintah dari sektor keuangan, salah satunya transaksi menggunakan QR Code ini. Berkaitan itu, masyarakat secara luas juga perlu mengenal dan memahami metode bertransaksi menggunakan kode QR ini. Karena, ini menjadi terobosan bertransaksi cepat, aman dan mudah,” kata Ayudiah.

Ayudiah mengatakan secara garis besar pihaknya telah melakukan sosialisasi QRIS lebih luas hingga tingkat nasional. Di Bengkulu sendiri sosialisasi ini sudah digelar di beberapa Kabupaten. Ia berharap dari sosialisasi ini betul-betul menjadi pemahaman dan edukasi bagi masyarakat terkait kemudahan bertransaksi dengan aman, mudah dan cepat secara non tunai.

“Jadi QR Code yang dikeluarkan Bank Indonesia jelas lebih praktis dan lebih aman saat bertransaksi melalui dompet elektronik ini. Bahkan penggunaan QR Code di Bengkulu sudah mulai diaplikasikan dalam jenis transaksi apapun, baik itu konsumen maupun penyedia layanan bisnis,” ujarnya.

Sementara, Ketua DPC Gerindra Rejang Lebong Juhendra mengatakan permintaan maafnya atas ketidakhadiran Susi Marleny Bachsin ditengah masyarakat lantaran kesibukannya. Tak hanya itu, Ia juga mengapresiasi minat masyarakat di Rejang Lebong untuk mengenal dan memahami edukasi QRIS.

“Kami mewakili Ibu Susi Marleny Bachsin mengucapkan terima kasih atas kehadiran masyarakat dalam kegiatan sosialisasi edukasi QRIS ini. Semoga sosialisasi ini benar-benar menjadi pemahaman dan edukasi yang baik tentang penggunaan transaksi berbasis digital,” singkat Juhendra.

Reporter: Iman SP Noya

Artikulli paraprakJanda Miliki Anak Sakit di Kepahiang Terima Bantuan Bedah Rumah
Artikulli tjetërKUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers