olah TKP

olah TKP

Kaur, kupasbengkulu.com – Kecelakaan Lalu Lintas di Desa Sinar Pagi Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur, Jumat (26/06/2015) pukul 07.00 wib, yang mengakibatkan satu orang tewas dan satu kritis dialami kakak adik yakni Anisa dan Rifki, Jumat (26/06/2015) masih belum bisa disimpulkan apakah kecelakaan tersebut laka tunggal atau bukan.

Saat ini pihak Polres Kaur dipimpin langsung oleh Kapolres Kaur AKBP Bambang Purwanto, masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sedangkan barang bukti berupa satu unit kendaraan motor Suzuki Smash dengan BD 6213 BT yang digunakan keduanya telah diamankan di Mapolres Kaur.

“Kita belum bisa memastikan apakah ini laka tunggal atau bukan, karena butuh proses untuk memastikannya, saat ini kita sedang melakukan pengembangan kasus untuk ditindaklanjuti. Karena kejadian ini masih pagi, dan tidak ada satu wargapun yang melihat, warga baru mengetahui setelah keduanya sudah jatuh, dengan bersimbah darah,” pungkas Kapolres Kaur AKBP Bambang Purwanto, S.Ik.

Menurut keterangan warga, Lizar (32) yang rumahnya tidak jauh dari TKP menuturkan jika dirinya mengetahui ada laka setelah polisi datang. Namun mereka belum bisa mengangkat kedua korban ke rumah sakit karena tidak berani, saat itulah warga berdatangan dan ada yang mengenali korban karena keduanya merupakan warga Desa Sekunyit, yang desanya bertetangga dengan Desa Sinar Pagi dimana tempat mereka kecelakaan tersebut.

Atas petunjuk pihak kepolisian keduanya langsung dilarikan ke RSUD Kaur dengan menggunakan mobil Patroli polres Kaur. Sedangkan warga bergotongroyong membersihkan darah yang bersimbah dan berceceran dijalan dengan menutupinya menggunakan pasir pantai.

“Awalnya tidak ada yang berani memegang kedua korban, namun setelah ada perintah dari pihak kepolisian keduanya langsung dibawa ke RSUD Kaur dengan kendaraan patroli Polres Kaur, kami warga disekitar sini tidak ada yang tahu kalau ada kecelakaan. Yang rumah tepat di TKP saja tidak tahu, dan tidak ada terdengan suara tabrakan atau kendaraan jatuh, padahal habis sahur saya tidak tidur, saya sempat terkejut saat melihat warga dan polres di TKP dan berlari untuk pergi melihat ternyata keduanya sudah terkapar tak sadarkan diri dengan bersimbah darah. Kalau adiknya tadi itu kayaknya meninggal ditempat karena kepalanya robek,” tutur Lizar warga setempat. (mty)