Kaur, kupasbengkulu.com – Pasca Idul Fitri gas elpiji 12 kilogram di Kabupaten Kaur mulai langka, pasalnya permintaan gas elpiji 12 kg saat lebaran seperti ini meningkat, ditambah dengan kebutuhan pedagang yang jualan di berbagai tempat wisata.

Salah satu warga Yanti (34) yang biasanya menggunakan gas elpiji 12 kg kini telah beralih ke gas elpiji 3 kg. Karena selain mudah dibawa juga mudah didapat diwarung-warung.

“Saat ini gas 12 kg sedang habis dan langka, karena banyak yang membutuhkan untuk keperluan jualan ditempat-tempat wisata, kalau gas 3 kg itu cepat habis, sedangkan jika kita pakai yang 12 kg tahan lama dan lebih irit dibanding yang 3 kg,” ungkap Yanti.

Dikatakannya meskipun demikian gas elpiji 3 kg tersebut masih menjadi primadona ibu rumah tangga, selain mudah didapat juga harganya mudah dijangkau dibanding gas elpiji 12 kg. Meskipun banyak permintaan, persediaan gas elpiji 3 kg di Kaur saat ini masih aman, dan tidak perlu dikhawatirkan kekurangan stock. (mty)