oleh

Pengguna Rotator Dikenakan Sanksi

Kasat Lantas Polres Bengkulu Selatan, Iptu Andi Ali Surya.
Kasat Lantas Polres Bengkulu Selatan, Iptu Andi Ali Surya.

kupasbengkulu.com – Sat lantas Polres Bengkulu Selatan beri sanksi tegas kepada pengguna Rotator (lampu isyarat sirene) yang penggunaannya tidak tepat dengan peruntukannya.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Abdul Muis SIK melalui Kasat Lantas Iptu Andi Ali Surya mengimbau kepada warga Bengkulu Selatan untuk tidak menggunakan lampu isyarat dan sirene bukan pada yang semestinya. Dikatakan Andi, yang berhak menggunakan lampu isyarat dan sirene (rotator) itu adalah betul-betul sesuai tertera pada Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 tahun 2009.

Lanjut Andi, yang diperbolehkan menggunakan lampu isyarat dan sirene tersebut untuk kepentingan tertentu saja, seperti Lampu isyarat warna biru dipergunakan oleh petugas Kepolisian Republik Indonesia. Lampu warna merah untuk kendaraan tahanan, pengawalan TNI, pemadam kebakaran, Ambulans, palang merah, rescue dan jenazah.

Sementara untuk warna kuning tanpa sirene, dipergunakan untuk kendaraan berpatroli di jalan tol, pengawasan sarana dan sarana lalulintas dan dan angkutan jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek kendaraan dan menarik barang khusus.

Ditambahkan Andi, bagi pengguna yang menggunakan rotator ini tidak tepat peruntukannya akan diberikan sanksi yang tegas, sebab penggunaan lampu isyarat dan sirene sembarangan dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.(tom)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed