oleh

Prof. Lizar Alfansi: Tak Siap Hadapi AEC 2015, Indonesia Bakal Jadi “Penonton”

Seminar Ekonomi
Suasana seminar ekonomi

kupasbengkulu.com – Pakar Ekonomi dari Universitas Bengkulu, Prof. Lizar Alfansi, mengatakan apabila Indonesia tidak siap menghadapi ASEAN Economy Community (AEC) pada 2015 mendatang, kemungkinan Indonesia hanya akan menjadi “penonton”. Pada saat AEC 2015 dimulai, negara ASEAN akan menjadi basis produksi dan pasar tunggal, di mana terjadi arus barang, jasa, investasi, dan tenaga terampil yang bebas, serta arus modal yang lebih bebas di antara negara ASEAN.

“Jika AEC 2015 dimulai, kita hanya punya dua kemungkinan. Yang pertama kita memanfaatkannya, atau yang kedua kita hanya akan jadi penonton,” ungkap Prof. Lizar, Sabtu (05/07/2014).

Dalam ASEAN Community terdapat tiga pilar utama, yakni ASEAN Political-Security Economy, ASEAN Socio-Cultural, serta ASEAN Economic Economy. Permasalahan ekonomi menjadi sangat penting untuk dibahas guna mempersiapkan diri menghadapi ledakan sumber daya manusia potensial yang siap menempati posisi-posisi strategis di berbagai tempat negara-negara ASEAN.

“Tahun 2015 nanti bukan tahun yang main-main bagi Indonesia. Ketika ini berlaku, saat mencari kerja persaingan bukan hanya dengan orang-orang Indonesia melainkan terbuka dengan bebasnya. Sehingga SDA yang tidak mampu bersaing akan tersingkir dengan sendirinya karena job-job strategis di Indonesia bisa saja ditempati bangsa asing yang lebih berkompeten,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Prof. Lizar menekankan pentingnya mengembangkan Knowledge-Based Economy serta Creative Economy di masyarakat.

“Pengetahuan, teknologi, dan kreativitas menjadi modal utama kita dalam menghadapi EAC 2015, serta pemahaman Bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional akan memuluskan langkah kita untuk mampu bersaing dengan negara-negara tetangga,” pungkasnya.(val)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed