pdkt

Bupati Kaur meninjau hasil olahan ubi di Pondok Pusaka.

Kaur, kupasbengkulu.com – Bupati Kaur Hermen Malik menyambut baik kedatangan 20 anggota CADRE (Cllimite Adaptasion Disastr Rise Lince) atau Pengurangan Resiko Bencana-Adaptasi Perubahan Iklim (PRB-API), yang mana PRB – API dengan koordinator CADRE Kabupaten Kaur, Johan Safri.

Maksud kedatangan PRB API ini adalah, mendukung program pemerintahan dalam upaya budaya penanaman ubi untuk tepung mocaf.

Program Cadre dibawah naungan LSM Kabahil Centre dan LSM PC I menyelenggarakan, kegiatan disepuluh desa rawan bencana di Kabupaten Kaur ini bergerak dibidang pemanfaatan pekarangan, penanaman pohon, pengolahan limbah sabut dan sebagainya.

Johan mengungkapkan, dalam mendukung program pemda pihaknya akan mendorong kaum ibu untuk menanam ubi yang hasilnya akan dijual ke Pemerintahan Kabupaten Kaur untuk dijadikan tepung mocaf.

“Kami akan mendampingi masyarakat untuk budidaya singkong. Sehingga mereka bisa menambah penghasilan suami dan membantu kebutuhan ekonomi keluarga,” tutur Johan, Selasa (09/12/2014).

Sementara itu, Bupati Kaur Hermen Malik percaya, jika program PRB API untuk memberdayakan kaum ibu dalam penanaman ubi mocaf ini akan berhasil. Karena semangat kaum ibu dinilai lebih besar dibanding kaum bapak dalam mengurus tanaman. Dikatakannya, berapa pun ubi yang dihasilkan petani Pemda siap menampung. Untuk satu kilo ubi akan dihargai Rp 800.

“Saya percaya jika kaum ibu yang mengurus tanaman ini akan berhasil, karena mereka lebih telaten,” demikian Hermen, saat menunjukan hasil olahan ubi kepada pihak PRB Api di Pondok Pusaka.(mty)