Minggu, Mei 22, 2022

Tokoh Rejang Lebong Ajak Seluruh Masyarakat Tolak Paham Radikalisme dan Gerakan yang Mengancam Kesatuan NKRI

Baca selanjutnya

Kupas News, Rejang Lebong – Menjadi bagian dari bangsa yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan golongan, membutuhkan kesadaran untuk saling menghargai dan hidup berdampingan.

Dengan memahami setiap keberagaman, maka, tidak akan merasa paling benar dan menganggap kelompok yang lain salah. Sebab, sikap itu dapat memicu munculnya paham radikalisme.

Setiap orang dengan berbagai latar belakang berpotensi terpapar paham intoleransi dan paham radikalisme.

Penyebaran radikalisme saat ini semakin masif dilakukan melalui media sosial, berbagai konten seperti tulisan, gambar, audio, dan audio visual tentang propaganda bertebaran di media sosial.

Jika tidak bijak dalam bermedia sosial, bukan tidak mungkin generasi muda atau masyarakat khususnya sebagai pengakses media sosial dapat terpapar paham radikalikalisme.

Oleh Karena itu, pemerintah terus menghimbau semua pihak untuk waspada serangan kepada generasi muda itu maupun masyarakat di Wilayah Kabupaten Rejang Lebong.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rejang Lebong, Mabrur Syah, S.Pdi, S.IP, M.Hi, Ketua Pimpinan Cabang Nahdhatul Ulama (NU) Rejang Lebong, Drs. KH.Ngadari Yusro, M.Ag, Kasi PD Ponpes Kemenag Rejang Lebong, Darwis, Kepala Kesbangpol Rejang Lebong, Maxpinal, SH, M.Si menyatakan serta mengajak masyarakat kabupaten Rejang Lebong untuk menolak paham Radikalisme, serta minta masyarakat harus berhati-hati dengan paham radikalisme serta gerakan-gerakan yang dapat memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami mengajak Seluruh Lapisan Masyarakat untuk menolak paham radikalisme baik itu gerakan HTI, Gerakan Terorisme maupun gerakan gerakan Radikal lainnya, karena paham radikalisme ataupun gerakan-gerakan tersebut dapat merusak kesatuan dan persatuan NKRI,” Ujar Drs. KH.Ngadari Yusro, M.Ag.

Ketua MUI Rejang Lebong juga menghimbau masyarakat untuk belajar kepada ulama yang jelas sanad dan ilmunya. “Marilah kita semua belajar pada umala, kiyai dan habaib yang jelas sanadnya, ilmunya karena sanad bagian dari agama. Islam adalah agama yang Ramah, Islam Bukan agama yang marah”

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Rejang Lebong, Maxpinal, SH, M.Si. mengajak masyarakat untuk berpegang kepada Pancasila untuk menjaga kesatuan NKRI. “Kami menghimbau kepada masyarakat untuk menolak paham radikalisme dan tetap berpegang teguh kepada pancasila, perlu dipahami juga paham radikalisme ini dapat merusak sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh sebab itu segala bentuk paham radikalisme harus kita tolak,” Ujar Kepala Kesbangpol Rejang Lebong, Maxpinal, SH, M.Si.

Hal serupa juga di serukan Kasi PD Ponpes Kemenag Rejang Lebong, untuk menolak paham radikalisme. “Kami menolak paham radikalisme karena paham radikalisme dapat merusak kesatuan dan persatuan NKRI,” Ujar Darwis, Kasi PD Ponpes Kemenag Rejang Lebong.

Lanjut Ketua Pimpinan Cabang Nahdhatul Ulama (NU) Rejang Lebong, Drs. KH.Ngadari Yusro, M.Ag juga mengajak masyarakat NU dan Masyarakat Islam Lainnya untuk menolak paham radikalisme, Ia minta masyarakat harus berhati-hati dengan paham radikalisme maupun gerakan-gerakan radikal lainnya yang dapat memecah belah NKRI.

“Kami mengajak masyarakat NU serta Seluruh Lapisan Masyarakat tentunya untuk menolak paham radikalisme baik itu gerakan Intoleransi, Gerakan pendirian negara dengan konsep Khilafah maupun Islam Radikal, karena paham radikalisme ataupun gerakan-gerakan tersebut dapat merusak kesatuan dan persatuan NKRI,” Ujar Drs. KH.Ngadari Yusro, M.Ag. [**]

Maraknya Konflik Agraria, Dempo Xler Menilai Hukum Tidak tegak

Kupas News, Bengkulu – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Dempo Xler turut bersikap atas maraknya konflik agraria yang terjadi di wilayah Provinsi Bengkulu....

Ketua Dewan Supriyanto Dampingi Helmi Hasan Terima Penghargaan WTP dari BPK

Kupas News, Kota Bengkulu – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pengawas Keuangan (BPK) atas laporan keuangan...

ARGA Gelar Halal Bihalal Bertajuk Mendukung Pers Bersatu Membangun Negeri

Kupas News, Mukomuko – Aliansi Remaja Gemar Aktifitas (ARGA), Kamis (19/05) menggelar acara Halal Bihalal dan Silaturahmi bertajuk “Mendukung Pers Bersatu Membangun Negeri” di...

Sera dan Joan Bakal Jadi Kado Spesial JMSI di HUT Kabupaten Seluma

Kupas News, Seluma - Dalam Rangka Memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Seluma yang ke-19, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Seluma mempersembahkan kado Spesial...

Posisi Penting Indonesia pada Kerentanan Kawasan dan Konflik Global

Kupas News, Artikel - Bulan Mei adalah bulan penting dalam kalender politik bangsa Indonesia. Pada bulan ini kita merayakan hari kebangkitan nasional sebagai momentum...

Terbaru