Kondisi TWA Bukit Kaba di Kepahiang

Kondisi TWA Bukit Kaba di Kepahiang

Kepahiang, Kupasbengkulu.com– Perambahan hutan TWA (Taman Wisata Alam) Bukit Kaba, diperkirakan warga sudah dimulai sejak tahun 2012 lalu.

Diperkirakan luas hutan yang dirambah, mencapai 12 ribu hektar.
“Kami sangat menyayangkan kondisi hutan TWA sekarang ini, hingga seperti lahan perkebunan, perambahan sudah terkesan dibiarkan saja,” kata Usman, warga Kelurahan Keban Agung, Jumat (1/4/2016).

Data luas lahan TWA yang diperkirakan sudah dirambah sejak tahun 2012 lalu, cukup mengejutkan, yakni mencapai 12 ribu hektar. “Kondisi demikian, otomatis dapat dijadikan sebab terjadinya banjir selama ini. Salah satunya adalah tempat bernaung kami di Kelurahan Keban Agung,” jelas Usman.

Diperkirakan jumlah perambah hutan TWA, jika tidak mendapat tindakan tegas dari aparat penegak hukum, akan terus bertambah hingga seribuan KK.

“Bukan tidak mungkin jumlah perambah akan berlipat dalam beberapa tahun ke depan. Contohnya saja, perambahan yang dimulai oleh belasan KK (Tahun 2012), sudah berkembang hingga 200 KK lebih,” ungkapnya.(slo)