kupasbengkulu.com, Kaur – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Kaur berdampak pada kekeringan dan kekurangan air bersih disemua Kecamatan Kabupaten Kaur dan hampir disemua desa mengalami kekeringan sumur.

Akibatnya air bersih sulit didapat warga, terutama di daerah yang tempatnya tinggi atau perbukitan, semua mengandalkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Warga disini memanfaatkan air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun saat ini warga merasakan debit air sungai sudah mulai berkurang, sehingga warga merasa cemas, jika dalam dua bulan bahkan tiga bulan kedepan tidak turun hujan dikhawatirkan sungai juga mengalami kekeringan.

Oleh karena itu untuk membantu warga kekurangan air bersih di Kota Bintuhan dan sekitarnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaur memberikan mobil PBK untuk dialih fungsikan menjadi mobil pengangkut air bersih.

Mobil PBK ini diutamakan mengangkut air bersih untuk keperluan siswa Boarding School (SMP Berasrama) dan juga SMA 10 Pentagon, yang saat ini mengalami kesulitan air bersih karena lokasi sekolah didataran tinggi yang memang susah mendapatkan air, sedangkan tidak ada sungai untuk difungsikan didaerah tersebut.

“Dimusim kemarau ini dibeberapa Kecamatan di Kabupaten Kaur mengalami krisi air bersih. Termasuk juga sekolah-sekolah yang berada didataran tinggi yang memang susah untuk mendapatkan air. Oleh karena itu untuk mempermudah mendapatkan air bersih, maka kita memperbantukan mobil PBK untuk difungsikan menjadi pengangkut air bersih,” ungkap Kepala BPBD Kaur Dihan Bastari.

Diketahui sebanyak satu unit armada PBK didufungsikan untuk mengangkut air bersih setiap hari kesekolah tersebut hanya satu unit. Tidak hanya itu, mobil PBK juga difungsikan untuk menyirami taman kota yang sudah mulai layu karena kemarau. Perlu diketahui jumlah mobil PBK Kabupaten Kaur saat ini ada dua unit, namun satu unit lagi belum bisa difungsikan karena belum serah terima barang dari pihak ketiga. (mty)