Senin, Februari 26, 2024

Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkot Siapkan Beberapa Program Jelang Ramadan 2024

Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkot Siapkan Beberapa Program Jelang Ramadan 2024

Mon, 01/15/2024 – 15:39

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual meeting di ruang Monitoring Center, Diskominfo, Senin (15/1/2024).

Kupasbengkulu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual meeting di ruang Monitoring Center, Diskominfo, Senin (15/1/2024).

Rakor dipimpin langsung Inspektur Jenderal dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) Tomsi Tohir.

Tomsi mengatakan rakor inflasi yang diselenggarakan secara virtual ini untuk mengevaluasi perkembangan inflasi di dunia, nasional hingga daerah.

“Rakor ini sebagai evaluasi kami. Oleh sebab itu, kami mohon penjelasannya tidak berulang dan kita fokus pada hal-hal kenaikan harga dan mengantisipasi kenaikan inflasi,” ujar Tomsi Tohir.

Begitu juga disampaikan Direktur Statistik Harga BPS RI, Windhiarso Putranto. Ia menyampaikan tinjauan inflasi dan indeks perkembangan harga pada minggu kedua di Januari 2024.

Menurut Windhiarso terjadi penurunan inflasi pada bulan Januari 2024 dibandingkan dengan Desember 2023. Dimana, pada bulan Januari terdapat penurunan permintaan transportasi. Kemudian, penyebab inflasi masih dipengaruhi beberapa komoditas pangan.

“Tingkat inflasi pada bulan Januari relatif lebih rendah dibandingkan pada bulan Desember. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, seperti beberapa komoditas yang semakin berkurang konsumsinya,” kata dia.

Sementara, untuk Kota Bengkulu, Kabag Ekonomi Setda Kota Dadi Hartono mengatakan segera menindaklanjuti arahan dari Kemendagri untuk mengantisipasi kenaikan harga dan mengendalikan inflasi.

“Dalam waktu dekat kita akan gelar rakor, ini untuk evaluasi sekaligus persiapan pengendalian inflasi jelang ramadan dan lebaran 2024,” ujar Dadi.

Selain itu, Pemkot juga terus melanjutkan beberapa program pengendalian inflasi ditahun 2023 pada 2024 ini, mengingat komoditas penyebab inflasi tak jauh berbeda.

“Pasar murah tetap kita laksanakan. Selain itu, ada juga penyiapan bibit cabai oleh Dinas Pangan. Kemudian rokok, ini juga penyebab inflasi. Kita akan mengurangi ini dengan membuat regulasi. Dan terakhir kita menyiapkan toko pangan ado galo di Pasar Panorama dan Pasar Minggu,” tutupnya.

Editor: Firzani

Kota Bengkulu 

Related

Lawakan Felix Seda yang Lecehkan Najwa Sihab Berakhir Minta Maaf

Lawakan Felix Seda yang Lecehkan Najwa Sihab Berakhir Minta...

Kalah dari Jepang, Indonesia Masih Berpeluang Lolos ke Babak 16 Besar Jika Ini Terjadi

Kalah dari Jepang, Indonesia Masih Berpeluang Lolos ke...

Bawaslu Seluma Ingatkan Program Pemerintah Tidak Dijadikan Ajang Kampanye

Bawaslu Seluma Ingatkan Program Pemerintah Tidak Dijadikan Ajang Kampanye ...

Bawaslu Seluma Ingatkan Program Pemerintah Tidak Dijadikan Ajang Kampanye

Bawaslu Seluma Ingatkan Program Pemerintah Tidak Dijadikan Ajang Kampanye ...

DPMD Seluma Segera Tindaklanjuti Penguduran Diri Kades Kungkai Baru

DPMD Seluma Segera Tindaklanjuti Penguduran Diri Kades Kungkai Baru ...