labu raksasa yang akan ditampilkan dalam Peda KTNA

Labu raksasa yang akan ditampilkan dalam Peda KTNA

Kepahiang, kupasbengkulu.com – Tuan rumah Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) 2015, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang, akan menampilkan labu raksasa. Untuk diketahui, berat labu raksasa saat ditampilkan nanti, diprediksi mencapai 200 Kilogram.

Kepala Balai Benih Hortikultura (BBH) Kepahiang, Eko Pratyitno menerangkan, labu raksasa yang dipersiapkan untuk memeriahkan Peda KTNA, masih berumur satu bulan dengan berat sekitar 60 Kilogram. Bibit labu raksasa, didatangkan Pemkab Kepahiang dari Jepang.

”Labu raksasa dengan berat 60 kilogram ini masih berumur satu bulan. Jika ditampilkan dalam kegiatan Peda KTNA nanti, maka berat labu bisa mencapai 200 kilogram bahkan lebih. Sejauh ini, pertumbuhan labu raksasa dapat kita simpulkan cukup baik,” sampai Eko.

Budidaya labu raksasa yang sudah cukup lama di kembangkan di Kepahiang, terdiri dari dua jenis dengan ciri-ciri berwarna putih dan kuning. Untuk labu raksasa yang akan ditampilkan dalam kegiatan Peda KTNA, adalah warna kuning.

”Pada dasarnya, semua jenis labu raksasa di daerah kita ini bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Tetapi dalam budidayanya harus dilakukan didalam green house. Ini disebabkan labu raksasa tidak bisa tumbuh dengan baik jika terjadi kontak langsung dengan matahari dan hujan,” terang Eko.

Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, lanjut Eko, labu raksasa harus melalui proses perkawinan, dalam hal ini dengan mengoleskan bunga jantan dengan bunga betina. Kemudian, pemupukan dan pemberantasan hama, harus dilakukan secara rutin satu kali dalam 3 hari. Jenis pupuk yang digunakan, adalah MPK dan CPK.

”Itu sebagian kecil dan terpenting yang harus diperhatikan setiap pembudidaya labu raksasa. Tanpa itu, hasilnya akan jauh dari kita harapkan,” demikian Eko.(slo)