Ilustrasi/Istimewa

Ilustrasi/Istimewa

kupasbengkulu.com, Rejang Lebong – Malang benar nasib Kuntum (15) -bukan nama sebenarnya-, warga Kecamatan Curup Tengah. Bagaimana tidak, ia diduga menjadi korban pencabulan oleh AN (30) warga Lubuklinggau, Sumatera Selatan yang merupakan rekan ayah kandungnya sendiri.

Akhirnya, dengan ditemani oleh keluarganya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Rejang Lebong, Selasa (29/12/2015).

Berdasarkan penuturan korban, kejadian tersebut terjadi pada hari Rabu (9/12/2015) silam. Awalnya, pelaku datang ke rumahnya untuk mengunjungi ayah korban. Lalu, pelaku membawa ayah korban untuk berjalan-jalan.

Namun, kejadiannya adalah ayah korban dibius sehingga tertidur lelap dan ditinggalkan di salah satu hotel Curup. Pelaku kemudian mendatangi rumah korban karena tahu korban tinggal sendirian di rumah.

Kemudian, dengan alasan dipanggil oleh ayahnya, korban yang polos akhirnya mengikuti permintaan pelaku. Korban masuk ke dalam mobil jenis Toyota Avanza warna silver milik pelaku dan langsung menuju kawasan wisata Danau Mas Harun Bastari.

Setibanya disana, pelaku berpura-pura mencari ayah korban, sedangkan korban mencoba menghubungi ayahnya lewat Handphone. Namun selalu gagal lantaran tidak ada sinyal.

Akhirnya, pelaku meminta korban untuk kembali ke mobil dengan alasan mengantar pulang. Tapi ternyata, didalam mobil, pelaku malah mencoba memperkosa korban. Pelaku membuka paksa celana korban dan memasukkan jari tangannya ke kemaluan korban. Korban berteriak dan meronta minta tolong sambil menangis.

Untungnya, pelaku batal melakukan tindakan bejat tersebut, lantaran teriakan dan tangisan korban. Kemudian, pelaku mengancam korban untuk tidak memberi tahu kejadian tersebut pada siapapun, atau ayahnya akan dibunuh.

Kapolres RL, AKBP Dirmanto SH.S.Ik melalui Kasat Reskrim, AKP Chusnul Qomar SH.S.Ik didampingi oleh Kanit PPA, Aiptu Dessy Oktavianty SH menjelaskan, mulanya korban tidak berani bercerita. Namun, bibi korban yang melihat tingkah laku korban yang belakangan berubah pasca peristiwa tersebut meminta korban bercerita.

“Kemudian, keluarga korban yang mengetahui kejadian itu dan akhirnya melapor ke Polres RL,” pungkas Dessy. (vai)