Pula Enggano berarti Rusa Bertanduk. Photo: Jurnal Maritim

Pulau Enggano berarti Rusa Bertanduk. Photo: Jurnal Maritim

Bengkulu Utara, kupasbngkulu.com – Pulau Enggano tersebut dalam beberapa naskah kuno.  Pulau ini dinamakan Pulau Perempuan (Wanita). Sebutan ini dikarenakan dahulunya Pulau Enggano hanya dihuni oleh kaum perempuan, tanpa laki-laki.

Sebagai pulau terluar di Provinsi Bengkulu dan masuk dalam wilayah administratif  Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara .

Dalam berbagai literatur disebutkan,  perempuan Pulau Enggano  senang bersolek, dengan gaya rambut bergulung dua di kepalanya. Dandanan  seperti ini  biasanya dipakai oleh perempuan-perempuan di Cina daratan  (Hyunan).

Secara linguistik, kata Enggano berarti Rusa Bertanduk.  Penduduk Pulau Enggano inilah yang dikatakan penulis  sejarah Hakim Benardie, yang  merupakan salah satu penduduk asli  Negeri Bengkulu selain Etnik Rejang.

Penulis: Benny Benardie