Kedatangan Jemaah Haji kaur

kaur, kupasbengkulu.com – Berbeda jemaah haji asal Kepahiang, Hj Sunaimah (70) warga Desa Ujan Mas, yang tidak bisa pulang karena paspornya tercecer. Kali ini giliran seorang jemaah haji asal Kaur, Aminah (65) warga Desa Tanjung Iman Kecamatan Kaur Tengah, yang terpaksa harus tinggal di Mekkah.

(Baca Juga : Paspor Tercecer, Satu Jemaah Haji Kepahiang Tak Pulang Kampung)

Aminah saat ini kondisinya sedang sakit, dan masih dirawat di Rumah Sakit Al Zahir, Mina, Arab Saudi. Sehingga tidak memungkinkan ikut pulang ke tanah air bersama Kelompok Terbang (Kloter) 6.

“Baru bisa pulang setelah keadaannya mulai membaik,” ungkap pendamping jemaah haji H. Sofian Jafri, S.Sos yang merupakan Kasi Haji dan Umroh Kemenag Kaur, Kamis (16/10/2014).

Perlu diketahui dari 86 orang calon jemaah haji Kaur yang diberangkatkan pada 5 September 2014 lalu, hanya 85 orang yang jadi diberangkatkan, karena satu CJH tidak jadi berangkat akibat jatuh dan patah kaki saat tiba di asrama haji Bengkulu.

Dari 85 CJH yang berangkat satu diantaranya, Bakri Tiansoi (72) warga Desa Padang Petron, Kecamatan Kaur Selatan, meninggal dunia di Pemondokan Mina setelah wukuf di Arafah. Jenazah almarhum dibawa pulang, untuk dimakamkan di tanah air.

“Alhamdulillah 83 jemaah yang pulang dalam keadaan sehat walafiat,” pungkas H. Sopian.

Jemaah haji ini tiba di Mess Pemda Kamis (16/10/2014) yang disambut haru oleh keluarga dan Sekda Kabupaten Kaur Nandar Munadi, S.Sos.(mty)