kupasbengkulu.com, kepahiang – Lagi, dugaan praktek politik uang dilaporkan warga ke Panwaslu, Jumat (11/12). Pelapor, Arpan Junaidi (33) dan Guntur (42) warga Kelurahan Ujan Mas Atas. Barang bukti yang diserahkan, berupa uang tunai pecahan Rp 50 ribu dengan total Rp 3,3 juta berikut alat peraga kampanye (APK) paslon Bupati dan Wakil Bupati Kepahiang, Hidayattullah – Netti Herawati.

“Kejadiannya pada Selasa (8/12) sekitar pukul 00.30 WIB, saya mendapatkan informasi jika ada yang bagi-bagi uang. Seketika itu juga saya langsung menuju lokasi atau rumah Sofyan mantan Lurah Ujan Mas
Atas di Suro Muncar,” ungkap Guntur.

Meski setibanya pelapor dirumah Sofyan diakui sudah tidak ada lagi acara bagi uang, disebut jika sejumlah saksi dimulai dari Saibul menerima Rp 2 juta, Arpan Rp 4 juta dan Yanto Udin Rp 3 juta.

” Sofyan bilang, untuk saya langsung ambil ke Hamdan Sanusi selaku anggota DPRD Kepahiang dari partai Gerindra. Sayapun langsung ke rumah Hamdan yang bertempat di Kelurahan Ujan Mas Atas,” terang Guntur.

Setibanya didepan rumah terlapor, Ia mengaku langsung memanggil bersangkutan. Kemudian dari lantai 2 rumah tersebut, Hamdan melempar kantong kresek yang didalamnya berisikan uang senilai Rp 3 juta dan APK paslon Sehati.

“Hamdan berpesan, bahwa uang itu untuk saya dan dibagi-bagikan ke warga. Sebagian uang, sudah saya bagikan, dan sebagian lagi membeli rokok untuk kawan-kawan. Sisanya Rp 1,8 juta,” katanya.

Sedangkan pengakuan dari pelapor lainnya, Arpan Junaidi. Mendapatkan uang Rp 4 juta dari Sofyan pada Selasa (8/12) sekitar pukul 00.30 WIB.

“Sofyan berpesan agar membagi-bagikan uang itu ke warga di Kelurahan Ujan Mas Atas dengan syarat memilih Paslon Nomor urut 2. Sisa uang Rp 1,5 juta,” sambungnya.

Sementara itu, Bambang Sugianto mengaku bahwa perolehan suara dari paslon Dayat-Netti lebih unggul darinya. Soal laporan politik uang dinilai sudah menciderai proses demokrasi di NKRI.

“Sejak awal kita sudah berkomitmen bersama penyelenggara dan aparat penegak hukum untuk tidak melakukan praktek politik uang. Kita berharap agar laporan ini ditindaklanjuti,” sampai Bambang.(slo)