bensin eceran

Pengecer bensin di Kabupaten Kaur.

Kaur, kupasbengkulu.com – Masyarakat dibeberapa daerah di Kabupaten Kaur mengeluhkan tingginya harga eceran Bahan Bakar Minyak (BBM), jenis premium di tingkat pengecer. Hal ini karena jauhnya jarak tempuh dari desa-desa ke SPBU.

Seperti didaerah Kecamatan Muara Sahung harga premium (bensin) eceran per liternya tembus Rp 12 ribu. Sedangkan didaerah Padang Guci Rp 11 ribu per liter.

Khairul salah satu warga Bintuhan mengeluhkan, mahalnya harga bensin yang mencapai Rp 12 ribu per liter. Karena di Kota Bintuhan harga eceran bensin masih Rp 10 ribu perliter.

”Saya sangat terkejut dengan harga eceran bensin disini, karena selisih Rp 2 ribu lebih mahal dari harga eceran bensin di Bintuhan. Namun, saya harus beli, karena saya sangat membutuhkan, berapun itu harganya. Dari pada motor didorong,” sesal Khairul, Selasa (02/12/2014).

Dari pantauan kupasbengkulu.com, masyarakat setempat sudah terbiasa membeli bensin dengan harga yang lebih tinggi dari daerah lain. Karena jarak tempuh ke SPBU sangat jauh. Selain itu juga warga jarang kearah SPBU yang terletak di pusat Kota Kabupaten Kaur tersebut, jika tidak ada keperluan penting.(mty)