Pengusaha furniture di kepahiang bergairah sambut kenaikan harga

Pengusaha furniture di kepahiang bergairah sambut kenaikan harga

kupasbengkulu.com, kepahiang – Dipengujung tahun 2015, harga furniture dan elektronik mulai merangkak naik hingga 5 persen. Kemudian di awal tahun 2016, kedua jenis kebutuhan skunder ini diisukan kembali naik sebesar 5 persen.

Sejumlah pengusaha furniture dan elektronik yang berkedudukan di Kepahiang, diantaranya dari pemilik Toko Angkasa, Zainudin, mengemukakan bahwa kenaikan harga tidak lagi mengacu pada harga BBM yang tengah menurun, melainkan kebutuhan lainnya seperti gaji karyawan.

“Jelang akhir tahun lalu, harga furniture dan elektronik sudah naik sekitar 5 persen. Alasan menaikan kembali harga, untuk mengimbangi UMP yang kabarnya juga naik hingga 10 persen,” ungkap Zainudin, Selasa (12/1/2015).

Meski demikian, tidak menyurutkan gairah pengusah furniture dan elektronik untuk terus mengembangkan usaha mereka. Itu diketahui atas jumlah konsumen yang disebut-sebut tidak terpengaruh oleh kenaikan harga.

“Kenaikan harga pada furniture dan elektronik itu sudah biasa terjadi. Kondisi ini, tidak sampai mempengaruhi jumlah konsumen yang mana kami ketahui selalu saja stabil dari bulan ke bulan dan tahun ke tahunnya,” jelas Zainudin.

Tidak sampai mempengaruhi omzet, dilihat Zainudin dari peningkatan angka penjualan Toko Angkasa belakangan ini.

“Nilai penjualan kita di bulan ini, sudah mendekati Rp 100 juta. Itupun akan terus meningkat hingga tutup bulan,” ujarnya.(slo)