Harga Sembako belum sikeluhkan

Kenaikan harga sembako belum ada mendapatkan keluhan dari warga Kepahiang.

Kepahiang, kupasbengkulu.com – Harga Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Pasar Kepahiang Kabupaten Kepahiang, naik seebsar dua persen setelah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kenaikan ini dinilai pihak Dinas Koperasi Perindusrian Perdagangan dan UKM Kepahiang, masih dalam tahap kewajaran dan belum perlu dilakan Inspeksi Mendadak (Sidak).

“Harga sembako memang mengalami kenaikan. Tapi naiknya hanya sebesar 2 persen. Itu tentunya masih dalam tahap kewajaran dan tidak dikeluhkan konsumen,” kata Kepala Diskoperindag dan UKM Kepahiang, NC Detta didampingi Kabid Perdagangan Joni Mustopa, Senin (24/11/2014).

Dari hasil pantauan tim pemantau harga Diskoperindag dan UKM di lapangan, lanjut dia, kenaikan harga sembako itu tidak adanya keluhan konsumen

“Pemantau harga secara rutin kita lakukan. Sejauh ini, kenaikan harga sembako tidak dikeluhkan konsumen. Jadi, kita nilai belum perlu terjun ke lapangan atau sidak,” ujar Joni.

Ditambahkan Joni, meskipun kenaikan harga sembako tidak dikeluhkan, tapi harga komoditi cabai yang mencapai Rp 70 ribu bahkan lebih cukup mengejutkan banyak konsumen.

“Kami akan terus memantau harga sembako. Soal harga diluar sembako seperti cabe, tentunya sangat dirasakan oleh warga atau konsumen, karena berlipat-lipat dari biasanya,” demikian Joni.(slo)