Peserta UN SLTP dari Sekolah Luar Biasa

Peserta UN SLTP dari Sekolah Luar Biasa

kupasbengkulu.com – Sebanyak lima siswa dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Kota Bengkulu mengikuti Ujian Nasional (UN) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Disebutkan Ita Rosita, Kepala sekolah tersebut, sebenarnya ada 16 siswa kelas IX, hanya saja sebelas orang lainnya tak dapat mengikuti UN karena berstatus Tunagrahita.

“Untuk kelas IX sebenarnya ada 16 siswa, hanya saja untuk penderita Tunagrahita atau IQ di bawah 80 hanya mengikuti UAS saja. Sehingga dalam UN kali ini diikuti 2 siswa Tunadaksa dan 3 siswa Tunarungu,” ujar Ita, Senin (04/05/2015).

Tak berbeda dengan UN sekolah umum, Ita menyebutkan untuk UN SLB para siswa diharuskan mengerjaan 50 soal pilihan ganda dalam waktu 120 menit. Hanya saja muatan soal yang dibuat sedikit lebih mudah.

“Materi soal jelas berbeda dengan umum, soal pilihan ganda sebanyak 50, option-nya dari A sampai D, kalau umum kan sampai E. Sedangkan untuk UAS kemarin khusus Tunagrahita option soal cuma sampai C,” katanya.

Kendati demikian, Rahmat, salah satu peserta UN Tunadaksa mengaku soal ujian sebanyak 50 soal itu terbilang sulit. Bahkan beberapa materi soal belum pernah dipelajari siswa.

“Soalnya lumayan sulit, malahan ada yang belum dipelajari, tapi mudah-mudahan hasilnya memuaskan,” tandasnya.

Diketahui, untuk pelaksanaan UN SMP se Provinsi Bengkulu sebanyak 32.818 siswa, terdiri dari 32.119 peserta umum, 5 peserta dari SLB, dan 694 peserta paket B. (val)