Bengkulu Utara, kupasbengkulu.com – Konsumen Telkomsel di Kabupaen Bengkulu Utara mengeluhkan jaringan wifi sering macet alias galau. Di tahun 2015 mendatang pelanggan akan dimigrasikan kejaringan GPON Gigabit Passive Optical Network.

Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi, seiring perkembangan teknologi dengan pesat, terutama teknologi informasi dan komunikasi, memicu masyarat modern mendapatkan layanan yang praktis, mudah, dan efisien. Kebutuhan layanan masyarakat modern terus meningkat sehingga dibutuhkanlah sarana komunikasi yang mampu melayani semua layanan.

Kebutuhan layanan pada masa kini tidak hanya suara, melainkan data dan video. Maka diperlukan jaringan handal yang mampu memberikan performansi yang baik. Hal itu dikatakan Kepala Telkom Bengkulu Utara Daniel kepada kupasbengkulu.com,Jumat (31/10/2014) di ruang kerjanya.

“Kita memahami keluhan konsumen pelanggan telkom di Bengkulu Utara. Permasalahan yang menyebabkan tidak puasnya pelanggan dalam menggunakan layanan, disebabkan jaringan yang ada usianya sduah cukup tua. jaringan itu dibangun pada tahun 1992 dan ditambah dengan jumlah pelanggan yang cukup banyak. Sekarang saja jumlah pelanggan di Bengkulu Utara ada sekitar 2.000 orang,” jelas Daniel.

Ia menjelaskan, keterbatasan jaringan akses tembaga yang di nilai belum cukup dan belum dapat menampung kapasitas bandwidth yang besar serta kecepatan tinggi, maka PT. Telkom sendiri sesuai visi misi nya meningkatan kualitas layanan untuk membuat infrastruktur menggunnakan fiber optik sebagai media transmisinya.

PT. Telkom untuk Kabupaten Bengkulu sudah menargetkan tahun 2015 akan merombak jaringan akses tembaga menjadi jaringan akses fiber optik sampai ke rumah-rumah yang di sebut Fiber optic to the home (FTTH). Dalam pelaksanaan FTTH tersebut, PT.Telkom merekomendasikan dan menggunakan teknologi GPON untuk jaringan FTTH.

“Perombakan jaringan tersebut tidak bisa dilakukan dengan cepat. Karena alat yang ada itu membutuhkan tenaga ahli. Kita targetkan tahun 2015 mendatang perobakan jaringan sudah dimulai,” tutup Daniel. (jon)