Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol, M. Ghufron

Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol, M. Ghufron

kupasbengkulu.com, rejang lebong – Data menyebutkan, pasca Idul Fitri lalu keamanan di wilayah Lembak terus meningkat dan jumlah kasus begal memiliki tren menurun. Hal ini berbanding terbalik dengan keadaan di Kota Curup, dimana kasus begal yang terjadi di wilayah perkotaan malah meningkat.

Akibatnya, berkembang isu di masyarakat bahwa kasus begal di Kota Curup ada kaitannya dengan isu di kawasan Lembak. Hal tersebut secara tegas dibantah oleh Kapolda Bengkulu, Brigjen M Gufron pada kupasbengkulu.com.

Menurutnya, tidak ada kaitan antara kasus yang terjadi di wilayah perkotaan Curup dengan isu di kawasan Lembak.

Ia juga menegaskan bahwa meskipun keamanan di wilayah Lembak menjadi prioritas, namun pengamanan di wilayah lain tetap tidak berkurangan.

“Fokus pengamanan Lembak tidak mengurangi kesiagaan jajaran kita di daerah lain,” ungkapnya, Selasa (4/8/2015).

Kapolda menyatakan, hal tersebut bisa disebut kebetulan, dimana disaat kasus tersebut berkurang diwilayah Lembak justru meningkat diwilayah Curup. Hal ini, lanjut Gufron, murni karena pelaku kriminal memang bisa muncul dimana saja.

Hal ini harusnya menjadi kewaspadaan tersendiri bagi masyarakat untuk tetap membantu petugas untuk meningkatkan pengamanan diwilayah masing-masing.

“Ini murni karena para pelaku kriminal bisa muncul dimanapun, sehingga kita harus tetap waspada,” pungkas Gufron. (vai)