Kamis, Oktober 6, 2022

KWT Tirta Makmur Panen Melon 4,5 Kilogram di Dataran Rendah

Baca selanjutnya

Kupas News, Mukomuko – Bercocok tanam di lahan dataran rendah kerap dianggap sebagian kelompok tani beresiko terhadap hasil komoditi. Namun, hal ini terbantahkan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT)  Tirta Makmur Desa Tirta Kencana Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko.

Diketua Rini Khusriati, KWT Tirta Makmur berhasil menyulap dataran rendah seluas 5,5 Hektare di Desa Tirta Kencana menjadi lahan budidaya hasil perkebunan dengan hasil komoditi yang maksimal. Hal ini dibuktikannya dengan sistem pertanian yang di kembangkan sesuai petunjuk SDGs yakni pengembangan sistem pertanian berkelanjutan.

“Konsekuensi bertani di dataran rendah memang berdampak pada hasil pertanian, namun meski telah gagal berkali-kali, petani disini tidak pernah menyerah untuk menemukan formula yang tepat bagi tanaman yang sedang mereka budidayakan,” kata Ketua KWT Tirta Makmur Rini Khusriati.

Dijelaskan Rini Khusriati, KWT yang telah berdiri sejak tahun 2020 ini telah berhasil panen berbagai jenis tanaman seperti buah melon, timun, kangkung, kacang panjang, ubi jalar dan budidaya bawang merah serta panen buah durian diluar musim. Beberapa diantarannya ada kebun pisang.

“Alhamdulillah, Kami telah panen berbagai jenis yang telah kami tanam. Bahkan panen buah melon justru didapat seberat 4,5 kilogram, sementara umumnya buah melon yang ada di pasaran seberat 2,5 kilogram. Hal ini tentu akan menunjukan kenaikan ekonomi terhadap masyarakat sekitar,” sebut Rini Khusriati.

Seorang petani sedang menunjukan hasil panen melon seberat 4,5 kilogram, Foto: Dok
Seorang petani sedang menunjukan hasil panen melon seberat 4,5 kilogram, Foto: Do

KWT Tirta Makmur, kata Rini Khusriati, baru-baru telah ini mendapatkan suntikan dana sebesar Rp20 juta dari pemerintah desa. Dana ini diungkapkannya untuk memaksimalkan proses penelitian dan budidaya komoditi holtikultura.

“Dari dana ini akan kami bangun green house penelitian. Dimana di dalamnya akan ada instalasi pertanian Hydroponik berbasis energi terbarukan dengan bantuan solar panel. Jadi proses pengairan tidak bergantung kepada PLN, mengingat di daerah kami sering mati listrik,” ungkapnya.

Selain ketahanan pangan, Rini Khusriati juga akan mengupayakan sistem pertanian yang ramah lingkungan dan nol sampah. Sampah-sampah pertanian akan diolah kembali menjadi pakan ternak, pupuk kompos. Dirinya juga merencanakan budidaya lalat tentara hitam (BSF)  penghasil magot yang merupakan pakan ternak unggas dan juga perikanan.

Lalu, kata Rini Khusriati, KWT ini juga nantinya akan memproduksi pupuk organik padat , pupuk cair, insektisida dan fungisida organik. Namun masih butuh banyak proses untuk pengembangan produk pertanian tersebut.

“Kami juga akan mengembangkan sistem pertanian ramah lingkungan dengan mengolah sampah organik menjadi pakan ternak dan pupuk kompos. Tapi proses pengembangannya masih butuh proses lama yang akan di lewati termasuk tantangan di kedepannya seperti iklim extrime dan mahalnya harga pupuk,” tambahnya.

Untuk itu dirinya mengharapkan dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak agar program ketahanan pangan ini dapat dikembangkan dengan baik dan lancar. Sebab, diceritakan Rini Khusriati, perubahan iklim menjadi tantangan terbesar dalam menjalankan program berbasis ketahanan pangan ini.

“Kami berharap pemerintah bergandengan dengan kami dalam mengembangkan berbagai terobosan ketahanan pangan. Selain itu kami juga mengharapkan KWT Tirta Makmur Desa Tirta Kencana, Air Rami menjadi desa percontohan bagi desa lain dalam mengembangkan ekonomi ketahanan pangan daerah,” demikian Rini Khusriati.

Reporter: Ahmad Fajri

Polisi Temukan 2 Paket Sabu Dirumah Oknum Petani

Kupas News, Bengkulu Utara – Seorang pelaku penyalahgunaan narkotika kembali ditangkap pihak kepolisian. JH (36) yang berprofesi sebagai petani diciduk Satres Narkoba Polres Bengkulu...

Pemprov Bengkulu dan KPK Komitmen Bersama Tertibkan Izin Tambang

Kupas News, Kota Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, Kepolisian beserta Bupati/Walikota se Provinsi Bengkulu, Rabu, melakukan penandatanganan Komitmen...

BPBD Ingatkan Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrim di Bengkulu

Kupas News, Kota Bengkulu – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan Kota Bengkulu berpotensi hujan sedang hingga lebat pada tanggal 4-6 Oktober.  Potensi...

Kemendikbud Gelar FKSM Produksi Pengetahuan Ragam Komunitas di Bengkulu

Kupas News, Kota Bengkulu – Direktorat Perfilman, Musik, dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), bekerja sama dengan ARCOLABS,...

Ketua Komisi II Ingin Bengkulu Jadi Lumbung Atlet Terbaik

Kupas News, Kota Bengkulu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Jonaidi, SP berharap Bengkulu ke depan dapat menjadi daerah lumbung atlet...

Terbaru