Sabtu, Juni 25, 2022
Array

Larikan Gaji PNS, Bendahara UPTD Diburu

Baca selanjutnya

Ilustrasi (Foto : Istimewa)
Ilustrasi (Foto : Istimewa)

kupasbengkulu.com – Keberadaan bendahara Unit Pelayanan Tekhnis Dinas (UPTD) Maje-Nasal, berinisial, Sr yang diduga menggelapkan gaji PNS guru di SD Kecamatan Maje dan Nasal Kabupaten Kaur, Rabu (10/09/2014) lalu hingga saat ini belum terendus pihak Kepolisian. Akibatnya, 116 guru terdiri dari 49 guru dari Kecamatan Maje dan 67 guru dari Kecamatan Nasal, ‘gigit jari’ lantaran belum gajian.

(Baca juga : Bendahara UPTD Bawa Kabur Uang Rp 100 Juta)

“Kita masih mencarian dan pelacakan keberadaannya,” kata Kapolres Kaur, AKBP. Dirmanto, Jumat (19/9/2014).

Terpisah, Kepala UPTD Maje-Nasal Den Ikhsan menjelaskan, hal yang sama yakni pihaknya hingga saat ini tidak mengetahui dimana keberadaan Sr yang merupakan bendahara UPTD tersebut.(mty)

Selamat Datang Airlangga

Kupas Artikel - Ucok mengangkat telepon dengan nada tergesa-gesa. Ia mungkin sangat terkejut tumben-tumben saya menelpon. “Siap bos” tutur Ucok menyambut telepon saya. Beberapa...

Bengkulu Tuan Rumah Open Swimming Championship 2022 se-Sumatera

Kupas News, Bengkulu - Gubernur Rohidin Mersyah membuka kejuaraan Bengkulu Open Swimming Championship se Sumatera Tahun 2022 di Kolam Renang Rafflesia Kota Bengkulu, Jum'at...

Wagub Rosjonsyah Terima Kunjungan Eks Gubernur Jabar

Kupas News, Bengkulu - Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah menerima audiensi mantan Gubenur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam rangka investasi di bidang Kopi Bengkulu...

JMSI Apresiasi Kesepakatan Dewan Pers dan Polri Cegah Polarisasi Pemilu 2024

Kupas News, Jakarta – Organisasi perusahaan pers Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menyambut baik kesepakatan Dewan Pers dan Mabes Polri untuk memitigasi polarisasi yang...

Polemik PT. Pamor Ganda Kian Panas, DPW LIRA dan Perwakilan Masyarakat Temui GTRA Bengkulu

Kupas News, Bengkulu - Konflik warga Ketahuan vs PT Pamor Ganda belum tuntas, Gubernur Rohidin meminta para pihak terkait melakukan validasi data penerima kebun...

Terbaru