Senin, Oktober 3, 2022

Masuk Masjid Bayar Rp5 Ribu, Mantan Bupati Pessel: Ini Memalukan

Baca selanjutnya

Kupas News, Pesisir Selatan – Memalukan. Itulah kata menohok yang keluar dari bibir mantan Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, setelah menanggapi unggahan video salah satu pengunjung yang protes masuk masjid berbayar di masjid Terapung Samudera Ilahi di Pantai Carocok Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

Tindakan tersebut dianggap Hendrajoni tidak sepantasnya dilakukan oleh seorang kepala daerah. Pasalnya petugas tiket masuk menyebut pungutan tersebut sudah menjadi perintah dari bupati.

“Sebagai orang Pesisir Selatan, saya merasa malu dengan tindakan bupati yang memerintahkan untuk melakukan pungutan kepada setiap orang yang ingin melaksanakan shalat di Masjid terapung Samudera,” kata Hendrajoni, dikutip Benuanews.com.

Menurutnya, tidak ada alasan bagi bupati untuk mengeluarkan perintah tersebut. Masjid merupakan milik seluruh umat Islam.

“Masjid Raya Sumbar yang begitu megahnya, tidak ada pungutan untuk shalat di sana. Pantai Padang juga ada masjid, akan tetapi tidak ada pungutan sama sekali” sesalnya.

Masjid tersebut dibangun untuk menarik minat para wisatawan yang datang. Karena di Sumatera tidak ada mesjid terapung selain di Pessel.

Kalau orang banyak datang, kata Hendrajoni, ekonomi masyarakat akan tumbuh dan PAD bertambah. Tapi tidak dengan konsep masuk mesjid berbayar. Hal ini dianggapnya sudah salah besar dan memalukan.

Hendrajoni berharap agar Bupati menghentikan pungutan tersebut, lantaran dinilainya akan menjadi preseden buruk bagi Kabupaten Pessel.

“Dengan adanya pungutan ini, akan membuat para wisatawan jadi enggan untuk datang ke Masjid terapung,” demikian Hendrajoni.

Sebelumnya, beredar video percakapan pengunjung yang diunggah pengguna akun facebook bernama Herdy Anto dengan penjaga tiket yang meminta pemungutan biaya karcis Rp5 ribu bagi yang ingin masuk ke area Masjid Terapung Pantai Carocok Painan, Kabupaten Pesisir Selatan.

Editor: Ahmad Pajri

Polisi Tangkap 3 Orang Resepsionis Kafe yang Terlibat Perdagangan Anak

Kupas News, Kota Bengkulu - 3 orang pelaku dugaan perdagangan orang atau eksploitasi seksual anak dibawah umur ditangkap Satreskrim Polres Bengkulu, Minggu (2/10) dinihari. Dari...

Presiden dan MK Harus Menolak Intervensi Penggantian Hakim Aswanto

Kupas Bengkulu - Peristiwa pemberhentian Hakim Konstitusi Aswanto yang kemudian memunculkan nama Guntur Hamzah selaku penggantinya oleh Komisi III DPR RI tidak melalui mekanisme...

Rizky Billar Akan Diperiksa Polisi Pekan Depan Kasus Dugaan KDRT

Kupas News, Jakarta – Merebak kabar tak sedap ditengah masyarakat khususnya pecinta musik dangdut Indonesia, dimana telah terjadi insiden kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)...

Longsor Hantam Rumah Warga di Seluma Akibat Curah Hujan Tinggi

Kupas News, Seluma - Akibat curah hujan tinggi sejak siang hingga malam yang mengguyur wilayah Kabupaten Seluma menyebabkan beberapa rumah mengalami longsor dan terendam...

Solusi Digital untuk Merchant di Indonesia Hasil Kolaborasi BRI dan Majoo

Kupas News, Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berkolaborasi dengan PT Majoo Teknologi Indonesia (Majoo) untuk memudahkan transaksi non tunai...

Terbaru