Celsi

Celsi

Bengkulu, kupasbengkulu – Meninggalnya warga Bengkulu penjual akik di Pasar Rawa Bening Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2015) menyisakan duka mendalam bagi Bengkulu dan juga keluarga.

kupasbengkulu.com, sempat mengunjungi rumah adik keluarga tersebut, Lusiana di Kelurahan Tengah Padang, RT 11 RW 02, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Jumat lalu.

Saat kupasbengkulu.com, datang bersama beberapa wartawan, seorang bocah perempuan cantik, berumur sekitar dua tahun menyambut malu-malu. Sesekali mulut mungilnya menegur para tamu dengan panggilan om atau tante.

“Ini adalah anak bungsu kakak saya yang meninggal itu namanya Celsi,” kata Lusiana.

Lusiana merupakan adik dari Resti (38), istri Buyung Haryanto (47), bibi dari Chandra (4) keluarga korban.

Celsi, merupakan satu-satunya anak keluarga korban tewas yang masih hidup, Buyung dan Resti menurut Lusiana, memiliki dua orang anak yakni Chandra (4) sulung dan Celsi (2).

“Kakak saya itu sudah dua bulan ini, menjual batu akik di Jakarta dan jarang pulang, mereka titipkan Celsi pada saya,” kata Lusiana.

Celsi, saat diajak berkomunikasi tampak belum begitu tegas berbicara, dia hanya dapat memanggil para tamu yang datang dengan ucapan om atau tante.

Terlihat tak ada kesedihan di wajah Celsi, ia tampak pula aktif bermain dengan beberapa rekan seusianya.

“Kami akan merawat Celsi sampai dewasa, menyekolahkannya, kami mencintai Celsi, karena dia satu-satunya keturunan dari kakak perempuan saya (resti) yang masih hidup,” ungkap Lusiana.

Ia menceritakan sebelum ditemukan meninggal di dalam mobil, kedua orang tua Celsi sempat menelpon, menanyakan kesehatan Celsi, dan berencana pulang ke Bengkulu, Jumat, namun karena masih ada batu yang akan dipesan warga Bandung, maka belum dapat pulang.

“Dia itu masih menunggu konsumen dari Bandung, makanya belum sempat pulang, selama ini mereka menginap di losmen tak pernah di mobil, namun entah mengapa malam itu mereka sekeluarga menginap di mobil,” jelasnya.

Saat ini kata Lusiana pihaknya mengikhlaskan kepergian kakak perempuannya itu, meski demikian ia berharap kepolisian dapat mengungkap fakta dibalik meninggalnya ayah dan ibu Celsi.

“Selain itu saya berharap, polisi juga mengembalikan mobil dan barang-barang milik keluarga,” harapnya.

Jasad ibu, ayah dan kaka Celsi dibawa menggunakan angkutan darat menuju Bengkulu dan diperkirakan tiba di Bengkulu pada siang ini, rencananya akan langsung dikebumikan di Kabupaten Bengkulu Utara.(kps)