Kaur, Kupasbengkulu.com – Musim kemarau membuat warga panik dan merasa khawatir akan kebutuhan pokok yang saat ini semakin mahal dan langka. Tidak terkecuali warga Kabupaten Kaur, yank saat ini sangat berharap turunnya hujan sehingga bisa bercocok tanam dan berkebun lainnya, tidak hanya itu warga juga sudah mulai kekurangan air bersih, bahkan masyarakat berbondong-bondong mengangkut dan mengambil air disungai-sungai terdekat.

Oleh sebab itulah pihak Kodim Kaur beserta, Polres Kaur, warga, tokoh masyarakat, tokoh agama, anak-anak sekolah dan Kemenag Kaur melakukan solat Istisqa berjemaah di Lapangan Merdeka Bintuhan untuk memohon kepada yang Maha Kuasa supaya diturunkan hujan. Agar makhluk hidup dimuka bumi ini bisa tumbuh dengan asupan air yang cukup.

Solat Istisqa ini dipimpin oleh Imam H.Warda dan Katib H. Johan Syafri. Yang diikuti oleh sekitar dua ratus jemaah.

Kepala Kemenag Kaur H.Arsan Suryan Ibrahim menuturkan jika solat Istisqa dilakukan untuk memohon kepada yang Maha Kuasa supaya diturunkannya hujan, karena saat ini sudah hampir tujuh bulan berlalu musim kemarau, semua tumbuhan mulai layu, tanah mulai gersang dan sumur sudah kekeringan, bahkan tidak sedikit warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih.

“Kita memohon kepada Allah dalam Solat Istisqa ini supaya diturunkan hujan secepatnya agar kebutuhan air terpenuhi, karena dengan kemarau yang melanda saat ini kerawanan pangan mulai dikhawatirkan, karena tidak adanya tanam tumbuh yang dilakukan manusia akibat kekeringan. Semoga Allah mendengarkan doa kita, mengabulkan doa ini,” pungkas H. Arsan. (mty)