Naskah Pidato Gubernur HUT Bengkulu ke 46

Baca selanjutnya

Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah
Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah

ASSALAMU’ALAIKUM WR.WB.
SALAM SEJAHTERA BAGI KITA SEMUA

YANG TERHORMAT,
1. IBU MENTERI KOORDINATOR PEMBANGUNAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA
2. BAPAK MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA
3. KETUA, WAKIL-WAKIL KETUA DAN ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI BENGKULU
4. PARA ANGGOTA DPR-RI DAN DPD-RI DAERAH PEMILIHAN BENGKULU
5. PARA GUBERNUR DARI PROVINSI TETANGGA
6. FORUM KOORDINASI PIMPINAN DAERAH PROVINSI BENGKULU
7. PARA MANTAN GUBERNUR DAN MANTAN WAKIL GUBERNUR PROVINSI BENGKULU
8. PARA MANTAN KETUA DAN WAKIL KETUA DPRD PROVINSI BENGKULU
9. PARA BUPATI DAN WALIKOTA SE – PROVINSI BENGKULU
10. PARA PEJABAT BAIK SIPIL MAUPUN TNI/POLRI, ALIM ULAMA, TOKOH MASYARAKAT, TOKOH PEMUDA DAN MAHASISWA
11. KETUA TIM PENGGERAK PKK PROVINSI BENGKULU, KETUA DHARMA WANITA, DAN ORGANISASI WANITA SE-PROVINSI BENGKULU
12. REKAN-REKAN MEDIA DAN UNDANGAN SERTA SELURUH HADIRIN YANG BERBAHAGIA

DALAM SUASANA YANG BERBAHAGIA DAN MEMBANGGAKAN INI, SAYA MENGAJAK KITA SEMUA UNTUK SENANTIASA MEMANJATKAN PUJI SYUKUR KEHADIRAT ALLAH SWT, KARENA ATAS LIMPAHAN RAHMAT DAN HIDAYAH-NYA, KITA MASIH DIBERI NIKMAT KESEHATAN, KEKUATAN DAN KESEMPATAN, SEHINGGA KITA DAPAT HADIR PADA ACARA SIDANG PARIPURNA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI BENGKULU, DALAM RANGKA PERINGATAN HARI ULANG TAHUN PROVINSI BENGKULU KE – 46.

SHALAWAT BERIRING SALAM, MARILAH SENANTIASA KITA SAMPAIKAN KEPADA JUNJUNGAN KITA NABI BESAR MUHAMMAD SAW, BESERTA KELUARGA DAN PARA SAHABATNYA. MUDAH-MUDAHAN KITA SENANTIASA DAPAT MENJADI PENGIKUTNYA YANG ISTIQAMAH SERTA AKAN MENDAPATKAN SYAFA’AT BELIAU DI AKHIR ZAMAN.

PADA PERINGATAN ULANG TAHUN PROVINSI BENGKULU TAHUN INI, KITA MENGUSUNG TEMA “DENGAN SEMANGAT HUT KE-46 PROVINSI BENGKULU KITA DUKUNG BERSAMA PEMBANGUNAN PROVINSI BENGKULU UNTUK KELANJUTAN PENINGKATAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT”.

SELANJUTNYA DALAM SUASANA PENUH KEBAHAGIAAN INI, SAYA MENYAMPAIKAN UCAPAN SELAMAT HARI ULANG TAHUN KE-46 KEPADA SEGENAP KOMPONEN MASYARAKAT PROVINSI BENGKULU. PERINGATAN ULANG TAHUN INI SEJATINYA MERUPAKAN WUJUD RASA GEMBIRA DAN SYUKUR KITA KEPADA ALLAH SWT SERTA UNGKAPAN RASA TERIMA KASIH KITA KEPADA PARA PEJUANG PENDAHULU KITA, TERUTAMA PARA PERINTIS BERDIRINYA PROVINSI BENGKULU. DISAMPING ITU TENTUNYA MENJADI MOMEN EVALUASI DAN INTROSPEKSI DIRI UNTUK MELAKUKAN DAN MEMBERIKAN YANG TERBAIK BAGI KEMAJUAN PROVINSI YANG SAMA SAMA KITA CINTAI INI. APALAGI SEJAK TANGGAL 20 OKTOBER KITA RAKYAT INDONESIA TELAH MEMILIKI PRESIDEN YANG BARU. KITA TENTUNYA OPTIMIS DENGAN KEPEMIMPINAN YANG BARU INI AKAN DAPAT MEMBAWA KITA SEKALIAN, KHUSUSNYA MASYARAKAT PROVINSI BENGKULU MENUJU MASYARAKAT YANG MAJU, SEJAHTERA, ADIL DAN MAKMUR.

HADIRIN YANG BERBAHAGIA,

MENGINJAK USIA YANG KE 46 PROVINSI BENGKULU SAAT INI KITA PATUT BERSYUKUR DAN BERBAHAGIA KARENA SEJAK BERDIRI SAMPAI DENGAN SEKARANG SUDAH MENGALAMI PERKEMBANGAN DAN KEMAJUAN YANG CUKUP PESAT, BAIK DI BIDANG PEMERINTAHAN, PEMBANGUNAN MAUPUN SOSIAL KEMASYARAKATAN. SAAT INI PROVINSI BENGKULU TERUS BERUPAYA BERBENAH DIRI UNTUK MENGEJAR KETERTINGGALAN SEHINGGA DAPAT SEJAJAR DENGAN PROVINSI LAIN YANG SUDAH LEBIH DAHULU BERDIRI, SESUAI DENGAN VISI RPJMD PROVINSI BENGKULU 2010-2015 YAITU “TERWUJUDNYA MASYARAKAT BENGKULU YANG SEMAKIN MAJU, SEMAKIN BERTAKWA DAN SEMAKIN SEJAHTERA“

DALAM PERATURAN DAERAH PROVINSI BENGKULU NOMOR 3 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH PROVINSI BENGKULU NOMOR 4 TAHUN 2011 TENTANG RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) PROVINSI BENGKULU TAHUN 2010-2015, PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU TELAH MENETAPKAN 9 (SEMBILAN) PRIORITAS PEMBANGUNAN YAITU:

PERTAMA : REFORMASI BIROKRASI
KEDUA : PEREKONOMIAN RAKYAT DAN IKLIM INVESTASI
KETIGA : SUMBER DAYA MANUSIA (PENDIDIKAN, KESEHATAN, PEMUDA DAN OLAH RAGA, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN KB)
KEEMPAT : KESEJAHTERAAN RAKYAT DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN
KELIMA : REVITALISASI PERTANIAN, KETAHANAN PANGAN SERTA PENGELOLAAN SUMBER DAYA PERIKANAN DAN KELAUTAN YANG BERKELANJUTAN
KEENAM : INFRASTRUKTUR DASAR (BINA MARGA, CIPTA KARYA, IRIGASI, PERHUBUNGAN, TELEKOMUNIKASI DAN ENERGI)
KETUJUH : SUMBER DAYA ALAM, LINGKUNGAN HIDUP DAN PENANGGULANGAN BENCANA
KEDELAPAN :PARIWISATA, KEBUDAYAAN, KREATIFITAS DAN INOVASI TEKNOLOGI
KESEMBILAN:PEMERINTAHAN, HUKUM DAN KETERTIBAN UMUM.

CAPAIAN KESEMBILAN PRIORITAS TERSEBUT DENGAN 38 INDIKATOR KINERJA UTAMA ADALAH SEBANYAK 31 INDIKATOR ATAU 81,57 PERSEN DENGAN STATUS TERCAPAI ATAU ON THE TRACK DAN 7 INDIKATOR ATAU 18,42 PERSEN DENGAN STATUS KERJA KERAS. SEDANGKAN CAPAIAN PER PRIORITAS DAPAT KAMI URAIKAN SEBAGAI BERIKUT :

PRIORITAS PERTAMA : REFORMASI BIROKRASI

REFORMASI BIROKRASI MERUPAKAN SEBUAH KENISCAYAAN DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN GUNA MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN YANG BAIK DAN BERSIH (GOOD GOVERNANCE DAN CLEAN GOVERMENT). PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU MENEMPATKAN REFORMASI BIROKRASI SEBAGAI PRIORITAS PERTAMA DALAM RPJMD PROVINSI BENGKULU 2010-2015 DENGAN SEMANGAT BAHWA REFORMASI BIROKRASI MENJADI RUH DALAM PELAKSANAAN PRIORITAS LAINNYA.

CAPAIAN KINERJA YANG TELAH DIPEROLEH PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU DALAM PELAKSANAAN PRIORITAS INI ADALAH :

1. TERCAPAINYA OPINI WAJAR TANPA PENGECUALIAN 3 TAHUN BERTURUT-TURUT TERHADAP PEMERIKSAAN ATAS LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH.
2. NILAI SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (SAKIP) SECARA KUALITATIF MENCAPAI TARGET CC DAN SECARA KUANTITATIF TERJADI PENINGKATAN DARI 56,63 TAHUN 2013 MENJADI 61,38 TAHUN 2014 BERDASARKAN SURAT MENTERI PAN DAN RB NOMOR B/3387/M.PANRB/09/2014 TANGGAL 18 SEPTEMBER 2014

SELAIN CAPAIAN BERDASARKAN INDIKATOR STATISTIK DI ATAS PRESTASI YANG DIRAIH OLEH PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU DALAM PRIORITAS INI ANTARA LAIN :

1. APRESIASI DARI KEMENTERIAN PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI TERHADAP PELAYANAN PUBLIK SERTA HASIL SURVEY INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PENYELENGGARAAN PELAYANAN PADA KP2T DENGAN NILAI 86,71 (SANGAT BAIK) PADA TRIWULAN KE-3 TAHUN 2014. PELAYANAN PUBLIK INI DIAKUI OMBUDSMAN SEBAGAI PELAYANAN PUBLIK TERBAIK DAN DIJADIKAN PERCONTOHAN SEHINGGA DISEPAKATI KERJASAMA ANTARA KP2T PROVINSI BENGKULU DAN OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA PERWAKILAN PROVINSI BENGKULU DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK SEBAGAIMANA TERTUANG DALAM NOTA KESEPAHAMAN NOMOR: 188.5/040/KP2T/2014 DAN NOMOR: 0002/ORI-BKL-MOU/V/2014 TANGGAL 8 MEI 2014.
2. PREDIKAT SANGAT MEMUASKAN DIRAIH PROVINSI BENGKULU PADA PELAKSANAAN RENCANA AKSI DAERAH PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN KORUPSI DI TAHUN 2013 DAN PERINGKAT PERTAMA TINGKAT NASIONAL PADA TRIWULAN 2 DAN 3 TAHUN 2014 BERDASARKAN SURAT MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 356/4029/SJ TANGGAL 14 AGUSTUS 2014.
3. PERINGKAT KEDUA NASIONAL EVALUASI HASIL RKPD KABUPATEN/KOTA SEMESTER I TAHUN 2014 BERDASARKAN SURAT MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 050/4891/SJ TANGGAL 25 SEPTEMBER 2014.
4. PENGHARGAAN DARI TIM EVALUASI DAN PENGAWASAN PENYERAPAN ANGGARAN (TEPPA) PUSAT DENGAN PREDIKAT KINERJA MEMUASKAN II TINGKAT NASIONAL YANG DISERAHKAN LANGSUNG OLEH WAKIL PRESIDEN RI PADA TANGGAL 16 SEPTEMBER 2014 DI BALAI KARTINI JAKARTA.

USAHA-USAHA YANG DILAKUKAN OLEH PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU DALAM RANGKA PELAKSANAAN REFORMASI BIROKRASI DI PROVINSI BENGKULU DIANTARANYA :
1. PELAKSANAAN TES CPNS TAHUN 2013 DAN 2014 DILAKUKAN DENGAN MENGGUNAKAN COMPUTER ASSISTED TEST (CAT). INI ADALAH UPAYA PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU UNTUK MENCIPTAKAN SELEKSI CPNS YANG BERSIH, TRANSPARAN DAN AKUNTABEL.
2. PROSES PENGADAAN BARANG DAN JASA SECARA ELEKTRONIK (E-PROCUREMENT)
3. PENYUSUNAN ROAD-MAP REFORMASI BIROKRASI

PRIORITAS KEDUA : PEREKONOMIAN RAKYAT DAN IKLIM INVESTASI

PEREKONOMIAN PROVINSI BENGKULU SELAMA KURUN WAKTU 3 (TIGA) TAHUN TERAKHIR MENUNJUKKAN TREND YANG CUKUP BAIK. PADA TAHUN 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU BERADA PADA ANGKA 6,61 PERSEN. NAMUN SEIRING DENGAN MENURUNNYA PEREKONOMIAN GLOBAL PADA TAHUN 2013, PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI BENGKULU MENJADI 6,21 PERSEN, NAMUN TETAP LEBIH TINGGI DARI PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL YANG HANYA SEBESAR 5,78 PERSEN. SEDANGKAN PADA TRIWULAN II TAHUN 2014, PEREKONOMIAN PROVINSI BENGKULU TUMBUH SEBESAR 5,78 PERSEN.

MEMBAIKNYA KINERJA PEREKONOMIAN PROVINSI BENGKULU JUGA DIIKUTI DENGAN NAIKNYA PENDAPATAN PERKAPITA MASYARAKAT. PADA TAHUN 2013, PENDAPATAN PERKAPITA PROVINSI BENGKULU BERADA PADA ANGKA Rp. 15,09 JUTA ATAU TUMBUH SEBESAR 10,3 PERSEN DIBANDINGKAN TAHUN 2012 SEBESAR Rp. 13,68 JUTA. KENAIKAN PENDAPATAN PERKAPITA JUGA DIIKUTI DENGAN SEMAKIN MEMBAIKNYA PEMERATAAN PENDAPATAN ANTAR PENDUDUK YANG DITANDAI DENGAN MENURUNNYA KOEFISIEN GINI DARI 0,39 TAHUN 2012 MENJADI 0,36 TAHUN 2013.

KINERJA PEREKONOMIAN YANG RELATIF MEMBAIK TERSEBUT DIDUKUNG OLEH MENINGKATNYA APBD PROVINSI BENGKULU SELAMA 3 TAHUN TERAKHIR. TAHUN 2012 NILAI APBD PROVINSI BENGKULU SEBESAR Rp. 1,755 TRILIUN DAN NAIK MENJADI Rp. 1,922 TRILIUN TAHUN 2013. PADA TAHUN 2014 INI APBD PROVINSI BENGKULU TELAH MENEMBUS ANGKA 2 TRILIUN YAITU TEPATNYA SEKITAR Rp. 2,087 TRILIUN.

PRIORITAS KETIGA : SUMBER DAYA MANUSIA (PENDIDIKAN, KESEHATAN, PEMUDA DAN OLAH RAGA, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN KB)

INDIKATOR KINERJA UTAMA PADA PRIORITAS INI SALAH SATUNYA DAPAT DILIHAT DARI NILAI INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM). INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) PROVINSI BENGKULU TAHUN 2012 SEBESAR 73,93 DAN TAHUN 2013 NAIK MENJADI 74,41. NILAI TERSEBUT LEBIH TINGGI DARI RATA-RATA NASIONAL SEBESAR 73,81 DAN MENEMPATI PERINGKAT KE-11 NASIONAL.

SELAIN ITU PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU JUGA TELAH BERHASIL MENAIKKAN USIA HARAPAN HIDUP DAN ANGKA MELEK HURUF SELAMA KURUN WAKTU 2012-2013 DIMANA USIA HARAPAN HIDUP DI PROVINSI BENGKULU TAHUN 2012 SEBESAR 70,39 TAHUN NAIK MENJADI 70,44 TAHUN 2013. SEDANGKAN ANGKA MELEK HURUF NAIK DARI 95,69 PERSEN TAHUN 2012 MENJADI 96,55 PERSEN TAHUN 2013.

BEBERAPA PRESTASI JUGA TELAH DIRAIH DALAM PELAKSANAAN PRIORITAS INI ANTARA LAIN;
1. PERINGKAT KETIGA NASIONAL TINGKAT KELULUSAN TERTINGGI UJIAN NASIONAL SMA TAHUN 2012
2. MEDALI PERAK CABANG ANGKAT BESI, MEDALI PERAK DAN PERUNGGU CABANG GULAT DAN MEDALI PERAK CABANG BILIAR PADA PON TAHUN 2012 DI PROVINSI RIAU
3. PENGHARGAAN ANUGERAH PARAHITA EKAPRAYA KATEGORI PRATAMA DARI PRESIDEN RI SEBAGAI BENTUK PENGHARGAAN ATAS EVALUASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DI PROVINSI BENGKULU TAHUN 2013.
4. JUARA II LOMBA PRESTASI PKBM TINGKAT NASIONAL TAHUN 2013.
5. MERAIH 1 MEDALI EMAS, 2 PERAK DAN 5 PERUNGGU PADA POPNAS XII DI JAKARTA TAHUN 2013.

DAN MASIH BANYAK LAGI YANG LAIN YANG TIDAK DAPAT SAYA SEBUTKAN SATU PERSATU.

SEDANGKAN BEBERAPA TEROBOSAN TELAH DILAKUKAN PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU PADA PRIORITAS INI DIANTARANYA
1. SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIM-RS) SEBANYAK 18 MODEL YANG BEKERJA SAMA DENGAN BPKP PERWAKILAN PROVINSI BENGKULU.
2. PUSAT PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU RUMAH SAKIT YANG MERUPAKAN PELAYANAN SATU PINTU UNTUK MENGURUS SEMUA ADMINISTRASI RUMAH SAKIT BAIK RAWAT INAP MAUPUN RAWAT JALAN SELAMA 24 JAM.
3. PELAYANAN OPERASI KATERISASI JANTUNG.
4. PEMASANGAN 10 RIBU IMPLANT DENGAN REALISASI 11.006 AKSEPTOR KB TAHUN 2013 DAN DIRENCANAKAN SEBANYAK 10 RIBU IMPLANT LAGI TAHUN 2014.
5. PENINGKATAN STATUS SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) MENJADI INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PADA TAHUN 2012 DAN PENINGKATAN STATUS AKPER / AKBID PEMDA PROVINSI BENGKULU MENJADI POLTEKKES PEMDA PROVINSI YANG MERUPAKAN SATU-SATUNYA POLTEKKES MILIK PEMDA PROVINSI DI INDONESIA.
6. TELAH DITETAPKANNYA BANDARA FATMAWATI SOEKARNO SEBAGAI BANDARA EMBARKASI HAJI ANTARA TAHUN 2013.

PRIORITAS KEEMPAT : KESEJAHTERAAN RAKYAT DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN

ANGKA KEMISKINAN MERUPAKAN INDIKATOR VITAL DALAM KINERJA PEMBANGUNAN DI NEGARA INI. USAHA YANG DILAKUKAN PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU UNTUK MENURUNKAN ANGKA KEMISKINAN MENUNJUKKAN HASILNYA. KONDISI MARET 2014, ANGKA KEMISKINAN PROVINSI BENGKULU SEBESAR 17,48 PERSEN, TURUN SEBANYAK 0,86 PERSEN ATAU SEKITAR 6 RIBU ORANG DIBANDING BULAN MARET 2013 SEBESAR 18,34 PERSEN.

SELAIN ITU JARAK ANTARA PENGELUARAN PENDUDUK MISKIN TERHADAP GARIS KEMISKINAN SERTA KETIMPANGAN PENDAPATAN ANTAR PENDUDUK MISKIN SEMAKIN KECIL YANG DITANDAI DENGAN MENURUNNYA ANGKA KEDALAMAN KEMISKINAN DARI 3,00 TAHUN 2013 MENJADI 2,78 TAHUN 2014 SERTA MENURUNNYA ANGKA KEPARAHAN KEMISKINAN DARI 0,74 TAHUN 2013 MENJADI 0,70 TAHUN 2014.

KEBERHASILAN PEMBANGUNAN JUGA DITANDAI DENGAN MENURUNNYA JUMLAH PENGANGGURAN DI PROVINSI BENGKULU DARI SEBELUMNYA SEBESAR 4,74 PERSEN PADA AGUSTUS 2013 MENJADI 3,47 PERSEN PADA AGUSTUS 2014. WALAUPUN ANGKA INI MASIH MENDUDUKKAN PROVINSI BENGKULU DENGAN TINGKAT PENGANGGURAN YANG LEBIH RENDAH DARI NASIONAL, NAMUN HARUS TETAP DIBERIKAN PERHATIAN EKSTRA DAN KERJA KERAS TERUTAMA BERKAITAN DENGAN PENINGKATAN KUALITAS DAN KOMPETENSI TENAGA KERJA.

SELAIN ITU BEBERAPA PRESTASI TELAH DIRAIH PADA PELAKSANAAN PRIORITAS INI DIANTARANYA :

1. PENGHARGAAN BIDAKARA DI BIDANG PRODUKTIFITAS TENAGA KERJA DARI MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI RI TAHUN 2012
2. PERINGKAT PERTAMA KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) BERPRESTASI TINGKAT NASIONAL YANG DIWAKILI OLEH KUBE SANGA FLAMBOYAN DESA SULAU KABUPATEN BENGKULU SELATAN

PRIORITAS KELIMA : REVITALISASI PERTANIAN, KETAHANAN PANGAN SERTA PENGELOLAAN SUMBER DAYA PERIKANAN DAN KELAUTAN YANG BERKELANJUTAN

PRIORITAS INI MERUPAKAN SALAH SATU PRIORITAS UTAMA PEMBANGUNAN PROVINSI BENGKULU TAHUN 2013 DAN 2014. BEBERAPA KEBERHASILAN TELAH DICAPAI PADA PRIORITAS INI YAITU :
1. MENINGKATNYA PRODUKSI PADI SELAMA 3 (TIGA) TAHUN TERAKHIR. PRODUKSI PADI TAHUN 2013 SEBESAR 622.832 TON MENGALAMI PENINGKATAN SEBESAR 7,03 PERSEN DIBANDING TAHUN 2012 SEBESAR 581.910 TON. SEDANGKAN PADA TAHUN 2014 DIPREDIKSIKAN AKAN TUMBUH SEBESAR 6,98 PERSEN MENJADI 643.185 TON.
2. SURPLUS BERAS SELAMA 2 TAHUN TERAKHIR YAITU TAHUN 2013 SEBANYAK 122.955 TON DAN TAHUN 2014 SEBANYAK 103.397 TON.
3. PRODUKSI KELAPA SAWIT NAIK SEBESAR 3,12 PERSEN DARI 456.666 TON TAHUN 2012 MENJADI 470.915 TON TAHUN 2013
4. PRODUKSI KARET TAHUN 2012 SEBESAR 87.461 TON TUMBUH SEBESAR 3,01 PERSEN TAHUN 2013 MENJADI 90.096 TON.
5. PRODUKSI DAGING MENINGKAT SEBANYAK 551 TON SELAMA KURUN WAKTU 2012 – 2013 DIMANA PRODUKSI DAGING TAHUN 2012 SEBANYAK 4.943 TON NAIK MENJADI 5.494 TON TAHUN 2013
6. PRODUKSI IKAN TAHUN 2012 SEBANYAK 98.164 TON NAIK SEBANYAK 55 TON MENJADI 98.219 TON TAHUN 2013.

ADAPUN PRESTASI YANG TELAH DIRAIH PADA PRIORITAS TERSEBUT ANTARA LAIN:
1. JUARA PERTAMA TINGKAT NASIONAL LOMBA MENU PANGANAN LOKAL NON BERAS PADA ACARA HARI PANGAN SE-DUNIA DI MAKASAR TAHUN 2014
2. PENETAPAN ITIK TALANG BENIH SEBAGAI PLASMA NUFTAH ATAU GALUR MURNI SPESIFIK LOKAL DI BENGKULU OLEH KEMENTERIAN PERTANIAN TAHUN 2012
3. PENGHARGAAN ABDI BAKTI TANI TINGKAT MADYA SE INDONESIA TAHUN 2013
4. JUARA TELADAN III KELOMPOK USAHA BERSAMA TINGKAT NASIONAL PERIKANAN TANGKAP TAHUN 2013
5. JUARA III KAWASAN MINAPOLITAN TINGKAT NASIONAL PERIKANAN BUDI DAYA TAHUN 2013
6. PELEPASAN TIGA VARIETAS JAGUNG LOKAL REJANG LEBONG BEKERJA SAMA DENGAN UNIVERSITAS BENGKULU OLEH KEMENTERIAN PERTANIAN TAHUN 2013
7. MEMPEROLEH SERTIFIKAT VERIFIKASI SEBAGAI OTORITAS KOMPETEN KEAMANAN PANGAN DAERAH DARI KEMENTERIAN PERTANIAN BERDASARKAN NO SERTIFIKAT VERIFIKASI OKKPP-LSP-019.

PRESTASI DAN CAPAIAN PEMBANGUNAN YANG TELAH DIHASILKAN TERSEBUT TIDAK TERLEPAS DARI BERBAGAI UPAYA YANG TELAH DILAKUKAN PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU SELAMA 3 TAHUN TERAKHIR (2012 – 2014) DALAM MEWUJUDKAN PRIORITAS INI DIANTARANYA:

1. PEMBANGUNAN JALAN SENTRA PRODUKSI SEPANJANG 34.000 METER, PENINGKATAN JALAN SENTRA PRODUKSI SEPANJANG 15.465 METER DAN PEMBANGUNAN JALAN USAHA TANI SEPANJANG 9.758 METER
2. PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN TERPADU SEHINGGA BISA MENGHEMAT PENGELUARAN RUMAH TANGGA HINGGA Rp. 20 RIBU RUPIAH PERHARI
3. BANTUAN SARANA PRODUKSI PERTANIAN SEBANYAK 3.836 UNIT
4. PENINGKATAN PRODUKSI PERKEBUNAN MELALUI PENYALURAN BIBIT KARET SEBANYAK 588.500 BATANG
5. PENINGKATAN PRODUKSI PETERNAKAN MELALUI PENYALURAN BIBIT SAPI SEBANYAK 2.091 EKOR DAN BIBIT KAMBING SEBANYAK 3.354 EKOR
6. PENYALURAN BIBIT IKAN BAGI PETANI PEMBUDIDAYA IKAN SEBANYAK 1.869.500 EKOR

KEENAM : INFRASTRUKTUR DASAR (BINA MARGA, CIPTA KARYA, IRIGASI, PERHUBUNGAN, TELEKOMUNIKASI DAN ENERGI)

DALAM PERJALANANNYA, PRIORITAS INFRASTRUKTUR DASAR TELAH MENUNJUKAN BEBERAPA HASIL YANG CUKUP MENGGEMBIRAKAN, DIANTARANYA :
1. PENAMBAHAN FREKUENSI DAN DESTINASI PENERBANGAN DARI DAN KE BANDARA FATMAWATI SOEKARNO, YANG SEKARANG MENCAPAI 9 PENERBANGAN SETIAP HARINYA TERMASUK MASKAPAI GARUDA INDONESIA DAN CITILINK DENGAN MASING – MASING 2 X PENERBANGAN PER HARI. SELAIN ITU JUGA TERDAPAT PENAMBAHAN RUTE UNTUK DESTINASI KE BATAM SERTA PENERBANGAN RUTE PERINTIS TUJUAN BENGKULU – MUKOMUKO – PADANG, BENGKULU – PAGAR ALAM – PALEMBANG, BENGKULU – MUARO BUNGO – JAMBI, BENGKULU – KRUI – LAMPUNG DAN BENGKULU – ENGGANO YANG SUDAH DIUJI COBA DAN AKAN DIOPERASIKAN PADA BULAN DESEMBER 2014.

2. PENANDATANGAN MOU PEMBANGUNAN JALUR KERETA API BENGKULU – MUARA ENIM, YANG DIHARAPKAN MENJADIKAN JAWABAN BAGI PENINGKATAN AKSES TRANSPORTASI DI PROVINSI INI, YANG JUGA MERUPAKAN BAGIAN KERJASAMA PEMERINTAH DAN SWASTA (PUBLIC PRIVATE PARTNERSHIP) SUDAH MASUK DALAM PPP BOOK BAPPENAS – INFRASTRUCTURE PROJECTS PLAN IN INDONESIA 2013 HALAMAN 65.

3. PROVINSI BENGKULU BERHASIL MENDAPATKAN PENDANAAN DARI PEMERINTAH PUSAT (APBN DAN BUMN) DALAM PENGUATAN KONEKTIVITAS JALAN DAN PENGEMBANGAN ENERGI SENILAI Rp. 18,383 TRILIUN SEBAGAIMANA TERTUANG DALAM PERATURAN PRESIDEN NOMOR 48 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PRESIDEN NOMOR 32 TAHUN 2011 TENTANG MASTERPLAN PERCEPATAN DAN PERLUASAN PEMBANGUNAN EKONOMI INDONESIA 2011 – 2025.

TIDAK BISA KITA PUNGKIRI BAHWA KEBERHASILAN PEMBANGUNAN TIDAK LEPAS DARI PEMBANGUNAN DI BIDANG INFRASTRUKTUR. INFRASTRUKTUR YANG BERKUALITAS DAN MEMADAI MERUPAKAN SYARAT UTAMA BAGI LANCARNYA AKTIVITAS INVESTASI DAN PEREKONOMIAN PADA SUATU DAERAH SELAIN ADANYA DUKUNGAN SDM YANG BERKUALITAS DAN REGULASI YANG MENUNJANG. SAMPAI DENGAN TAHUN 2013 INFRASTRUKTUR DASAR DAN PENUNJANG YANG TELAH DIBANGUN DIANTARANYA :
1. PEMBANGUNAN/REHABILITASI JALAN, JEMBATAN, DRAINASE DAN IRIGASI
2. PENGERUKAN ALUR MASUK PELABUHAN PULAI BAAI DARI -3 S/D -5 MLWS MENJADI – 10 S/D-12 MLWS
3. PEMBANGUNAN JARINGAN LISTRIK SUTM AACS 3X150 20 KMS SEKAYUN – LUBUK DURIAN, EXPRESS FEEDER A3C 3X240 MM2 20 KMS TES – MUARA AMAN DAN SUTM MURNI A3C BATIK NAU – KETAHUN UNTUK MENGURANGI BEBAN GARDU INDUK (GI) SUKAMERINDU
4. REVITALISASI PANTAI PANJANG YANG MERUPAKAN BAGIAN DARI KAWASAN STRATEGIS PROVINSI LAMBAITARITAM YANG PENGELOLAANNYA AKAN DIKERJASAMAKAN DENGAN POLA KPS (KERJASAMA PEMERINTAH SWASTA).
5. PENANDATANGAN NOTA KESEPAHAMAN (MOU) DAN STUDI KELAYAKAN PEMANFAATAN LIMPASAN AIR PLTA MUSI DENGAN SISTEM PENGATURAN AIR MINUM (SPAM) REGIONAL PADA KOTA BENGKULU, KABUPATEN BENGKULU TENGAH DAN KABUPATEN SELUMA
6. TELAH DITETAPKANNYA LOKASI PEMBEBASAN LAHAN PELEBARAN JALAN NASIONAL MANNA – KAUR OLEH GUBERNUR BENGKULU DAN PELAKSANAAN KONTRUKSI DIRENCANAKAN DIMULAI TAHUN 2015.

PRIORITAS KETUJUH; SUMBER DAYA ALAM, LINGKUNGAN HIDUP DAN PENANGGULANGAN BENCANA.

DARI PELAKSANAAN BERBAGAI PROGRAM DAN KEGIATAN DALAM PRIORITAS KETUJUH INI BEBERAPA HASIL DAN CAPAIAN KINERJA DAPAT DIGAMBARKAN ANTARA LAIN MELALUI :

• NILAI EKSPOR SUMBER DAYA ALAM (BATUBARA, KARET, KAYU DAN CANGKANG SAWIT) TAHUN 2013 SEBESAR Rp. US$ 193.943.889 DAN PADA PERIODE BULAN JANUARI S/D SEPTEMBER 2014 TELAH MENCAPAI NILAI US$ 72,74 JUTA.
• VOLUME PENJUALAN SEKTOR PERTAMBANGAN (BATU BARA) YANG BERHASIL MELEBIHI TARGET, YAITU DARI 1,99 – 2,09 JUTA TON MENJADI 5 JUTA TON TAHUN 2013.

SELAIN CAPAIAN BERSIFAT STATISTIK DI ATAS BEBERAPA CAPAIAN PRESTASI DAN PENGHARGAAN YANG DIPEROLEH PADA PROGRAM PRIORITAS INI ANTARA LAIN :
1. PENGHARGAAN DARI MENTERI KEHUTANAN RI DALAM PENYELESAIAN RENCANA PENGELOLAAN DAERAH ALIRAN SUNGAI TAHUN 2012
2. JUARA I NASIONAL LOMBA CERDAS CERMAT KEBENCANAAN ANTARA BPBD SE-INDONESIA TAHUN 2013 DI MATARAM
3. PROVINSI BENGKULU TELAH SUKSES SEBAGAI TUAN RUMAH ACARA BULAN PENGURANGAN RESIKO BENCANA TAHUN 2014
4. PENGHARGAAN ADIWIYATA UNTUK SEKOLAH BERWAWASAN LINGKUNGAN TAHUN 2013
5. JUARA III TINGKAT NASIONAL LOMBA PENANAMAN SATU MILYAR POHON TAHUN 2013.

PRIORITAS KEDELAPAN; PARIWISATA, KEBUDAYAAN, KREATIFITAS DAN INOVASI TEKNOLOGI
BEBERAPA CAPAIAN DAN PRESTASI TELAH DIRAIH PROVINSI BENGKULU DALAM PELAKSANAAN PRIORITAS INI DIANTARANYA:
1. JUMLAH KUNJUNGAN WISATA BAIK DOMESTIK MAUPUN MANCA NEGARA SEBANYAK 366.646 ORANG MELEBIHI DARI TARGET YAITU 250.000 – 300.000 ORANG.
2. SEBAGAI TUAN RUMAH PELAKSANAAN LIPI EXPO PERTAMA DILAKSANAKAN DI DAERAH TAHUN 2013
3. PENGHARGAAN SEBAGAI PELOPOR PENERAPAN PENGUATAN SISTEM INOVASI DAERAH (SIDA) DI INDONESIA OLEH MENTERI RISET DAN TEKNOLOGI DAN MENTERI DALAM NEGERI TAHUN 2013
4. PROVINSI BENGKULU TELAH SUKSES SEBAGAI TUAN RUMAH PENYELANGGARAAN PUNCAK HARI PERS NASIONAL TAHUN 2014 YANG DIHADIRI LANGSUNG OLEH PRESIDEN RI.
5. KERJASAMA ANTARA PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU DENGAN LIPI DALAM PELAKSANAAN SIMPOSIUM INTERNASIONAL RAFLESIA DALAM UPAYA PELESTARIAN PUSPA LANGKA RAFLESIA ARNOLDI YANG DIRENCANAKAN DILAKSANAKAN PADA BULAN SEPTEMBER 2015 DAN AKAN DIHADIRI SEKITAR 30 NEGARA.

PRIORITAS KESEMBILAN; PEMERINTAHAN, HUKUM DAN KETERTIBAN UMUM.
DARI PELAKSANAAN BERBAGAI PROGRAM DAN KEGIATAN OLEH SKPD DALAM PRIORITAS KESEMBILAN INI BEBERAPA HASIL DAN CAPAIAN KINERJA SELAMA 3 TAHUN TERAKHIR DAPAT DIGAMBARKAN ANTARA LAIN MELALUI :
1. PERINGKAT KETIGA NASIONAL PENYERAPAN ANGGARAN TERTINGGI, RETURN TERENDAH DAN PENGIRIMAN AFS TERAKURAT OLEH KEMENTERIAN KEUANGAN RI TAHUN 2012
2. RATA-RATA KINERJA PERENCANAAN PROVINSI, BENGKULU MERUPAKAN SALAH SATU DARI 11 PROVINSI YANG MENCAPAI NILAI 100% BERDASARKAN SURAT MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 050/1932/SJ TANGGAL 17 APRIL 2013
3. ANUGERAH PANGRIPTA NUSANTARA PRATAMA DALAM PENYUSUNAN RKPD 2014 SEBAGAI TERBAIK III KELOMPOK B UNTUK KABUPATEN/KOTA SE-INDONESIA DIRAIH OLEH KABUPATEN BENGKULU SELATAN
4. UPDATING SISTEM INFORMASI DIKLAT APARATUR (SIDA) TERBAIK SE INDONESIA TAHUN 2013
5. PERSON IN CHARGE (PIC) SISTEM INFORMASI DIKLAT APARATUR TERBAIK PERTAMA DI LINGKUNGAN INSTANSI PEMERINTAH DARI LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA TAHUN 2013.
SIDANG DEWAN YANG TERHORMAT,

SELAIN PENYELENGGARAAN URUSAN BAIK WAJIB MAUPUN PILIHAN MELALUI PELAKSANAAN 9 (SEMBILAN) PRIORITAS YANG TELAH DIURAIKAN DI ATAS, PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU JUGA MENYELENGGARAKAN TUGAS UMUM PEMERINTAHAN, DIANTARANYA YANG MENJADI PRIORITAS UTAMA ADALAH PENATAAN BATAS WILAYAH. DI BIDANG PEMERINTAHAN UMUM INI, UPAYA PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU DALAM MELAKSANAKAN PENYELESAIAN DAN PENATAAN BATAS ANTAR DAERAH TELAH MENDAPATKAN PENGAKUAN DAN PENGHARGAAN DARI PEMERINTAH PUSAT SEBAGAI FASILITATOR PENEGASAN BATAS DAERAH TERBAIK TINGKAT NASIONAL YANG DISERAHKAN LANGSUNG OLEH MENTERI DALAM NEGERI PADA BULAN OKTOBER 2014 DI JAKARTA.
PENATAAN BATAS WILAYAH MELIPUTI PEYELESAIAN BATAS WILAYAH BAIK ANTAR PROVINSI BENGKULU DENGAN PROVINSI BERBATASAN, MAUPUN ANTAR KABUPATEN/ KOTA DALAM WILAYAH PROVINSI BENGKULU SEBAGAI BERIKUT :

A. BATAS ANTAR PROVINSI;
1. BATAS ANTARA PROVINSI BENGKULU DENGAN PROVINSI LAMPUNG;
PANJANG BATAS 35 KM TELAH TUNTAS DENGAN TERBITNYA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 73 TAHUN 2012 TENTANG PENEGASAN BATAS WILAYAH DAERAH ANTAR PROVINSI LAMPUNG DENGAN PROVINSI BENGKULU.
2. BATAS PROVINSI BENGKULU DENGAN PROVINSI JAMBI;
PANJANG BATAS 128 KM TELAH SELESAI DENGAN TERBITNYA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI RI NOMOR 25 TAHUN 2013 TENTANG PENEGASAN BATAS DAERAH ANTARA PROVINSI BENGKULU DENGAN PROVINSI JAMBI.
3. BATAS PROVINSI BENGKULU DENGAN PROVINSI SUMATERA SELATAN;
PANJANG BATAS 511 KM TELAH DILAKSANAKAN PENYATUAN PETA BATAS ANTARA PROVINSI BENGKULU DENGAN PROVINSI SUMATERA SELATAN. SESUAI DENGAN KESEPAKATAN YANG MENJADI TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU SEBANYAK EMPAT SEGMEN BATAS YAITU KABUPATEN REJANG LEBONG DENGAN KOTA LUBUK LINGGAU, KABUPATEN REJANG LEBONG DENGAN KABUPATEN MUSI RAWAS, KABUPATEN KEPAHIANG DENGAN KABUPATEN EMPAT LAWANG, KABUPATEN SELUMA DENGAN KABUPATEN EMPAT LAWANG, SEDANGKAN YANG MENJADI TANGGUNG JAWAB PROVINSI SUMATERA SELATAN SEBANYAK EMPAT SEGMEN BATAS YAITU KABUPATEN LEBONG DENGAN KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA, KABUPATEN LAHAT DENGAN KABUPATEN BENGKULU SELATAN, KABUPATEN KAUR DENGAN KABUPATEN MUARA ENIM, DAN KABUPATEN KAUR DENGAN KABUPATEN OKU SELATAN. UNTUK PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI TENTANG PENEGASAN BATAS WILAYAH ANTARA PROVINSI BENGKULU DENGAN PROVINSI SUMATERA SELATAN MASUK DALAM PROGRAM LEGISLASI KEGIATAN (PROLEG) DITJEND PEMERINTAHAN UMUM KEMENTERIAN DALAM NEGERI TAHUN 2014.
4. BATAS PROVINSI BENGKULU DENGAN PROVINSI SUMATERA BARAT;
DARI TOTAL 39 KM BATAS WILAYAH PROVINSI BENGKULU DENGAN PROVINSI PROVINSI SUMATERA BARAT TERDAPAT 19 KM YANG BERMASALAH. PENYELESAIAN BATAS DAERAH ANTARA PROVINSI BENGKULU DENGAN PROVINSI SUMATERA BARAT (KABUPATEN MUKOMUKO DENGAN KABUPATEN PESISIR SELATAN) PADA TANGGAL 21 MARET 2014 TELAH DIBAHAS DRAFT PERMENDAGRI TENTANG PENEGASAN BATAS ANTARA PROVINSI BENGKULU DENGAN PROVINSI SUMATERA BARAT DI DITJEND PEMERINTAHAN UMUM KEMENTERIAN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA.

B. BATAS ANTARA KABUPATEN/KOTA DALAM PROVINSI BENGKULU YANG MELIPUTI 13 SEGMEN BATAS, YAITU;
1. BATAS KOTA BENGKULU DENGAN KABUPATEN BENGKULU TENGAH;
TELAH SELESAI DENGAN TERBITNYA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI RI NOMOR 47 TAHUN 2013 TENTANG PENEGASAN BATAS DAERAH ANTARA KOTA BENGKULU DENGAN KABUPATEN BENGKULU TENGAH
2. BATAS KABUPATEN SELUMA DENGAN KABUPATEN BENGKULU TENGAH;
TELAH SELESAI DENGAN TERBITNYA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI RI NOMOR 49 TAHUN 2013 TENTANG PENEGASAN BATAS DAERAH ANTARA KABUPATEN SELUMA DENGAN KABUPATEN BENGKULU TENGAH
3. BATAS KABUPATEN BENGKULU UTARA DENGAN KABUPATEN BENGKULU TENGAH;
TELAH SELESAI DENGAN TERBITNYA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI RI NOMOR 50 TAHUN 2013 TENTANG PENEGASAN BATAS DAERAH ANTARA KABUPATEN BENGKULU UTARA DENGAN KABUPATEN BENGKULU TENGAH
4. BATAS KABUPATEN KEPAHIANG DENGAN KABUPATEN BENGKULU TENGAH;
TELAH SELESAI DENGAN TERBITNYA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI RI NOMOR 51 TAHUN 2013 TENTANG PENEGASAN BATAS DAERAH ANTARA KABUPATEN KEPAHIANG DENGAN KABUPATEN BENGKULU TENGAH
5. BATAS KOTA BENGKULU DENGAN KABUPATEN SELUMA;
TELAH SELESAI DENGAN TERBITNYA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI RI NOMOR 52 TAHUN 2013 TENTANG PENEGASAN BATAS DAERAH ANTARA KOTA BENGKULU DENGAN KABUPATEN SELUMA.
6. BATAS KABUPATEN REJANG LEBONG DENGAN KABUPATEN BENGKULU UTARA DAN KABUPATEN REJANG LEBONG DENGAN KABUPATEN BENGKULU TENGAH;
TELAH SELESAI DENGAN TERBITNYA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI RI NOMOR 61 TAHUN 2013 TENTANG PENEGASAN BATAS DAERAH ANTARA KABUPATEN REJANG LEBONG DENGAN KABUPATEN BENGKULU UTARA DAN KABUPATEN REJANG LEBONG DENGAN KABUPATEN BENGKULU TENGAH
7. BATAS KABUPATEN REJANG LEBONG DENGAN KABUPATEN LEBONG;
TELAH SELESAI DENGAN TERBITNYA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI RI NOMOR 62 TAHUN 2013 TENTANG PENEGASAN BATAS DAERAH ANTARA KABUPATEN REJANG LEBONG DENGAN KABUPATEN LEBONG
8. KABUPATEN BENGKULU UTARA DENGAN KABUPATEN MUKOMUKO; TELAH SELESAI DENGAN TERBITNYA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI RI NOMOR 63 TAHUN 2013 TENTANG PENEGASAN BATAS DAERAH ANTARA KABUPATEN BENGKULU UTARA DENGAN KABUPATEN MUKOMUKO
9. KABUPATEN BENGKULU UTARA DENGAN KABUPATEN LEBONG;
DRAFT PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI TENTANG PENEGASAN BATAS DAERAH TELAH SELESAI DIBAHAS OLEH TIM BATAS DAERAH DAN TIM BATAS PUSAT PADA TANGGAL 23 OKTOBER 2013 DI DITJEND PUM KEMENTERIAN DALAM NEGERI. SEHINGGA SAAT INI HANYA MENUNGGU TERBITNYA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI DIMAKSUD.
10. KABUPATEN REJANG LEBONG DENGAN KABUPATEN KEPAHIANG;
TELAH SELESAI DILAKUKAN PEMBUATAN PETA BATAS SECARA KARTOMETRIK SERTA PENENTUAN TITIK KOORDINAT YANG DILAKSANAKAN OLEH TIM BATAS PROVINSI BENGKULU, TIM BATAS PUSAT SERTA BADAN INFORMASI GEOSPASIAL, DAN DRAFT PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI TENTANG PENEGASAN BATAS DAERAH ANTARA KABUPATEN REJANG LEBONG DENGAN KABUPATEN KEPAHIANG TELAH SIAP UNTUK DIBAHAS OLEH TIM BATAS PUSAT PADA TAHUN 2014.
11. KABUPATEN BENGKULU SELATAN DENGAN KABUPATEN SELUMA SERTA KABUPATEN BENGKULU SELATAN DENGAN KAUR;
MENINDAKLANJUTI SURAT KEPUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 112/PUU-X/2013 TANGGAL 24 JULI 2013 PERIHAL UJI MATERI ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 3 TAHUN 2003 TENTANG PEMBENTUKAN KABUPATEN MUKOMUKO, KABUPATEN SELUMA, DAN KABUPATEN KAUR, SAAT INI TELAH SELESAI DILAKUKAN PEMBUATAN PETA BATAS SECARA KARTOMETRIK, PENENTUAN TITIK KOORDINAT YANG DILAKSANAKAN OLEH TIM BATAS PROVINSI BENGKULU, TIM BATAS PUSAT DAN BADAN INFORMASI GEOSPASIAL DAN DRAFT PERMENDAGRI AKAN DIBAHAS OLEH TIM BATAS PROVINSI DAN TIM BATAS PUSAT PADA TAHUN 2014.

HADIRIN PESERTA RAPAT YANG SAYA HORMATI,

DALAM RANGKA MENCIPTAKAN SINKRONISASI DAN SINERGITAS PEMBANGUNAN ANTARA PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA SERTA MEMBANTU KABUPATEN/KOTA UNTUK MENCAPAI TARGET-TARGET PEMBANGUNAN YANG TELAH DITETAPKAN, PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU SELAMA MASA KEPEMIMPINAN SAYA TELAH MENGALOKASIKAN DANA APBD PROVINSI BENGKULU UNTUK KABUPATEN/KOTA SEBAGAI BERIKUT :

1. TAHUN 2012 SEBESAR Rp. 202,812 MILIAR
2. TAHUN 2013 SEBESAR Rp. 287,537 MILIAR
3. TAHUN 2014 SEBESAR Rp. 491,759 MILIAR

YANG DAPAT SAYA RINCI BERDASARKAN KABUPATEN/KOTA SEBAGAI BERIKUT :
1. KABUPATEN REJANG LEBONG
TAHUN 2012 : Rp. 26,57 MILIAR
TAHUN 2013 : Rp. 41,96 MILIAR
TAHUN 2014 : Rp. 60,59 MILIAR
2. KABUPATEN BENGKULU TENGAH
TAHUN 2012 : Rp. 8,45 MILIAR
TAHUN 2013 : Rp. 34,45 MILIAR
TAHUN 2014 : Rp. 45,23 MILIAR
3. KABUPATEN LEBONG
TAHUN 2012 : Rp. 16,818 MILIAR
TAHUN 2013 : Rp. 37,89 MILIAR
TAHUN 2014 : Rp. 43,14 MILIAR
4. KABUPATEN BENGKULU SELATAN
TAHUN 2012 : Rp. 17,81 MILIAR
TAHUN 2013 : Rp. 27,74 MILIAR
TAHUN 2014 : Rp. 36,07 MILIAR
5. KOTA BENGKULU
TAHUN 2012 : Rp. 39,06 MILIAR
TAHUN 2013 : Rp. 21,42 MILIAR
TAHUN 2014 : Rp. 82,85 MILIAR
6. KABUPATEN SELUMA
TAHUN 2012 : Rp. 18,43 MILIAR
TAHUN 2013 : Rp. 19,29 MILIAR
TAHUN 2014 : Rp. 55,44 MILIAR
7. KABUPATEN KAUR
TAHUN 2012 : Rp. 9,53 MILIAR
TAHUN 2013 : Rp. 18,79 MILIAR
TAHUN 2014 : Rp. 36,31 MILIAR
8. KABUPATEN MUKOMUKO
TAHUN 2012 : Rp. 16,90 MILIAR
TAHUN 2013 : Rp. 17,95 MILIAR
TAHUN 2014 : Rp. 44,52 MILIAR
9. KABUPATEN KEPAHIANG
TAHUN 2012 : Rp. 10,85 MILIAR
TAHUN 2013 : Rp. 16,91 MILIAR
TAHUN 2014 : Rp. 38,06 MILIAR
10. KABUPATEN BENGKULU UTARA
TAHUN 2012 : Rp. 38,37 MILIAR
TAHUN 2013 : Rp. 51,12 MILIAR
TAHUN 2014 : Rp. 49,53 MILIAR

SELAIN ITU PADA TAHUN 2014 INI, PEMERINTAH PROVINSI BENGKULU MEMBERIKAN INSENTIF KEPADA 3 (TIGA) KABUPATEN YAITU KABUPATEN KAUR, KABUPATEN MUKOMUKO DAN KABUPATEN BENGKULU TENGAH MASING-MASING SEBESAR Rp. 500 JUTA ATAS PRESTASI YANG TELAH DIRAIH BERDASARKAN KRITERIA PENETAPAN APBD TEPAT WAKTU DAN MEMPEROLEH OPINI LAPORAN KEUANGAN WAJAR TANPA PENGECUALIAN YANG TELAH DISERAHKAN PADA SAAT UPACARA DI HALAMAN KANTOR GUBERNUR PAGI TADI.

BAPAK/ IBU HADIRIN YANG BERBAHAGIA,
SELAIN KEBERHASILAN DAN CAPAIAN PEMBANGUNAN YANG TELAH KITA CAPAI TERSEBUT, ADA BEBERAPA HAL YANG PERLU KITA PERBAIKI DAN TINGKATKAN BERSAMA DIANTARANYA :

1. WALAUPUN ANGKA KEMISKINAN MENUNJUKAN PENURUNAN, NAMUN ANGKA TERSEBUT MASIH CUKUP TINGGI, LEBIH TINGGI DARI RATA-RATA NASIONAL
2. ANGKA RATA-RATA LAMA SEKOLAH YANG BELUM MENCAPAI SEMBILAN TAHUN (WAJAR DIKDAS)
3. NILAI INVESTASI DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH YANG MASIH BELUM OPTIMAL
4. MASIH RENDAHNYA KUALITAS PENDIDIKAN DAN KETERAMPILAN TENAGA KERJA
5. MASIH TINGGINYA PERSENTASE JALAN PROVINSI DALAM KONDISI RUSAK
6. MASIH ADA 1 KABUPATEN YANG TERGOLONG TERTINGGAL, YAITU KABUPATEN SELUMA

PADA AKHIR SAMBUTAN INI ADA BEBERAPA HAL YANG PERLU MENJADI PERHATIAN KITA BERSAMA DEMI KEMAJUAN PROVINSI BENGKULU DI MASA-MASA MENDATANG, YAITU :

1. UNTUK MEWUJUDKAN TUJUAN PEMBANGUNAN YANG SEDANG KITA EMBAN BERSAMA MARI KITA JAGA KESELARASAN ANTARA PEMERINTAH, MASYARAKAT DAN PENGUSAHA YANG MERUPAKAN HAL YANG SANGAT PENTING DALAM MELAKSANAKAN DAN MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN

2. KEPADA SELURUH ELEMEN MASYARAKAT AGAR LEBIH MENINGKATKAN KEWASPADAAN DAN TIDAK MUDAH TERPANCING DENGAN HAL-HAL ATAU PROVOKASI YANG MENGARAH KEPADA PERPECAHAN ANTAR ELEMEN MASYARAKAT, YANG DAPAT MENGGANGGU STABILITAS DAN KELANGSUNGAN PEMBANGUNAN DAERAH YANG SEDANG GIAT-GIATNYA KITA LAKUKAN.

3. DALAM ERA OTONOMI DAERAH SEKARANG INI, HENDAKNYA SETIAP DAERAH DAPAT MENGEDEPANKAN KESERASIAN HUBUNGAN ANTARA SATU DAERAH DENGAN DAERAH LAINNYA DALAM PENGERTIAN MAMPU MEMBANGUN KERJASAMA ANTAR DAERAH UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN BERSAMA DALAM KERANGKA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.

4. SAYA MENYADARI SEPENUHNYA BAHWA DALAM RENTANG WAKTU KEPEMIMPINAN SAYA MASIH BANYAK YANG HARUS SAYA LAKUKAN DEMI KEMAJUAN PROVINSI BENGKULU. UNTUK ITU DUKUNGAN DAN PARTISIPASI SEMUA PIHAK MASIH SANGAT DIBUTUHKAN UNTUK SALING BERSINERGI MEMBERIKAN YANG TERBAIK BAGI KEMAJUAN PROVINSI BENGKULU.
HADIRIN SEKALIAN YANG TERHORMAT,

PADA KESEMPATAN YANG BERBAHAGIA INI SAYA INGIN MENYAMPAIKAN UCAPAN TERIMA KASIH ATAS JASA DAN PARTISIPASINYA DALAM MEMBANGUN PROVINSI BENGKULU YANG KITA CINTAI INI, KEPADA :
 SAUDARA KETUA, WAKIL-WAKIL KETUA, DAN ANGGOTA DPRD PROVINSI DAN KABUPATEN /KOTA ATAS KERJASAMANYA DALAM MENJALANKAN RODA PEMERINTAHAN DI PROVINSI BENGKULU YANG KITA CINTAI INI
 SAUDARA BUPATI/WALIKOTA SE-PROVINSI BENGKULU ATAS KERJA KERASNYA DALAM MEMBANGUN DAERAHNYA.
 SELURUH FORUM KOORDINASI PIMPINAN DAERAH PROVINSI BENGKULU MAUPUN KABUPATEN/ KOTA YANG TELAH BANYAK BERJASA DALAM MENCIPTAKAN PROVINSI BENGKULU INI SEBAGAI PROVINSI YANG AMAN DAN TERTIB.
 SAUDARA ANGGOTA DPR-RI DAN DPD-RI DAERAH PEMILIHAN BENGKULU ATAS DUKUNGAN DAN FASILITASINYA DALAM PEMBANGUNAN PROVINSI BENGKULU, TOKOH MASYARAKAT DI PUSAT DAN DAERAH, TOKOH ADAT, TOKOH AGAMA, PELAJAR/MAHASISWA DAN SELURUH PEGAWAI NEGERI SIPIL, TNI, POLRI DI PROVINSI MAUPUN KABUPATEN/KOTA.
 WARTAWAN/PENGUSAHA MEDIA/LSM, PETANI, BURUH NELAYAN SERTA KEPADA SELURUH PIHAK DAN SELURUH MASYARAKAT BENGKULU TANPA TERKECUALI DIMANA SAJA BERADA YANG TELAH BERPERAN SERTA SECARA AKTIF DALAM MEMBANGUN PROVINSI BENGKULU YANG KITA BANGGAKAN.

PEMBANGUNAN YANG BERLANGSUNG SELAMA INI TENTUNYA TIDAK TERLEPAS DARI PERAN, KERJA KERAS DAN KETEKUNAN BAPAK-BAPAK DAN IBU-IBU SEMUA YANG SAYA SEBUTKAN DI ATAS. UNTUK ITU SEKALI LAGI SAYA UCAPKAN TERIMA KASIH YANG SEBESAR-BESARNYA.
DEMIKIAN SAMBUTAN YANG DAPAT SAYA SAMPAIKAN PADA KESEMPATAN INI, SEMOGA TUHAN YANG MAHA ESA SENANTIASA MELIMPAHKAN TAUFIQ DAN HIDAYAHNYA KEPADA KITA SEMUA SEHINGGA DAPAT MENUNAIKAN TUGAS DAN FUNGSI KITA MASING-MASING DALAM PROSES PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN, PEMBANGUNAN DAN SOSIAL KEMASYARAKATAN, DEMI KEMAJUAN PROVINSI BENGKULU YANG KITA CINTAI INI.

ATAS PERHATIANNYA SAYA UCAPKAN TERIMA KASIH, “DIRGAHAYU KE – 46 PROVINSI BENGKULU”, MARI KITA SONGSONG PROVINSI BENGKULU MENUJU MASYARAKAT YANG SEJAHTERA.

SEKIAN DAN TERIMA KASIH.
WASSALAMU’ALAIKUM WR.WB.

GUBERNUR BENGKULU

H. JUNAIDI HAMSYAH

- Advertisement -

Pemprov Bengkulu Dorong Penerapan Teknologi Digital Hasil Perkebunan

Kupas News – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus berupaya menekan laju inflasi terkhusus pada masa Pandemi COVID-19. Di antaranya melalui penggunaan teknologi digital baik...

Ini 8 Tips Berhubungan Seksual Saat Anak Sedang Tertidur

Kupas News – Ada beberapa orangtua yang beruntung anaknya sudah bisa tidur sendiri dikamarnya. Tapi ada juga beberapa yang lainnya terpaksa masih harus tidur...

Pekerja Bongkar Tenda Tewas Usai Tersengat Listrik

Kupas News – Utamakan keselamatan dalam bekerja bukan hanya slogan semata. Hal ini sangat penting guna mengantisipasi dan meminimalisir bahaya dari tingkat resiko yang...

BEI Lakukan Pemutakhiran Mekanisme Dagang dengan 4 Fitur

Kupas News – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku penyelenggara perdagangan saham di pasar modal Indonesia selalu mengedepankan perdagangan Efek yang teratur, wajar dan...

Pemprov Bengkulu Gelar Job Fair Career Expo 2021 di Bencoolen Mall

Kupas News – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bersama beberapa perusahaan gelar Job Fair Career Expo 2021 di...

Terbaru