Kades Cinta Mandi, Mahdi didampingi salah seorang warganya

Kades Cinta Mandi, Mahdi didampingi salah seorang warganya

Kepahiang, kupasbengkulu.com – Dipenghujung tahun, warga desa Cinta Mandi, Kecamatan Bermani Ilir, ramai-ramai berburu limbah emas hitam alias batu bara ke kabupaten tetangga, Bengkulu Tengah.

“Kondisi seperti ini selalu terjadi disetiap penghujung tahun. Itu tidak lepas dari merosotnya perekonomian warga yang hanya mengandalkan pendapatan musiman atau dari hasil usaha kebun kopi saja. Warga yang berburu limbah batu bara ke Benteng ini, jumlahnya mencapai seratusan orang,” sampai Kades Cinta Mandi, Mahdi, Selasa (16/12/2014).

Bisa-bisanya warga desa berburu limbah batu bara atau lebih disebut oleh Mahdi ngungsi sementara sebelum panen kopi tiba, berawal dari informasi tentang hasil pendapatan yang diperoleh cukup untuk menunjang kebutuhan sehari-sehari.

“Berburu limbah batu bara untuk sementara waktu saja. Beberapa bulan kemudian, mereka akan kembali ke desa dan fokus pada laha usaha mereka yang sebenarnya yaitu kopi,” jelas Mahdi.

Meskipun demikian Mahdi mengharapkan kepada warganya yang tengah berburu batu bara untuk tidak sampai membiarkan lahan usaha perkebunan kopi mereka, apalagi sampai terbengkalai.

“Kita semua tidak bisa berbuat banyak dengan apa yang tengah dilakukan warga. Hanya saja, warga jangan sampai mengesampingkan kebun kopi mereka,” harap Mahdi menutup pembicaraan.(slo)