Bengkulu Utara, kupasbengkulu.com – Sebanyak dua orang peserta Ujian Nasional Paket C dari Kabupaten Bengkulu Utara yang dilaksanakan sejak tanggal 14 hingga 16 April 2015 dipastikan tidak lulus. Pasalnya, kedua peserta tersebut menggunakan jasa joki.

Menariknya, modus yang dilakukan oleh joki sudah berlangsung selama dua hari pelaksanaan ujian dan ketahuan setelah ada beberapa pihak LSM berkunjung ke SMPN 01 Arga Makmur tempat berlangsnganya Ujian Nasional.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Utara, Haryadi melalui Kasi Kurikulum Maryulis kepada kupasbengkulu.com,Jumat (17/04/2105) di ruang kerjanya tidak menyangkal dan bukan sesuatu yang disengaja oleh pihak panitia pelaksanaan Ujian Nasional.

Mencium adanya gelagat bahwa ada dua lokal yang indikasinya bukan peserta yang sebenarnya sesuai dengan daftar dan dilakukan pengecekan fhoto ternyata yang bersangkutan terpaksa dikeluarkan dari ruangan ujian.

“Yang jelas kedua nama tersebut itu dipastikan tidak lulus dalam Ujian Nasional Paket C Tahun 2015 ini. Kami dalam hal itu hanya sebagai panitia pelaksanaan Ujian Nasional. Kami jugga selaku panitia sudah melakukan pengecekan sebelum soal diberikan kepada peserta. Ada memang keteledoran,dimana fhoto yang ada agak samar-samr,”demikian Maryulis. (jon)