Sabtu, Juni 25, 2022

Pasca Perampokan Sadis, Aparat Siaga I di Lembak

Baca selanjutnya

sumber : istimewa
sumber : istimewa

kupasbengkulu.com – Akibat kasus perampokan motor yang berakhir dengan kematian korban di Desa Beringin Tiga, Binduriang Selasa (17/9/2014), Polres Rejang Lebong segera menyisir wilayah sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Bahkan, Kapolres setempat AKBP Edi Suroso memastikan penyisiran dan kesiagaan penuh dilakukan selama 1×24 jam dari hari Selasa (16/9/2014) hingga Rabu (18/9/2014).

(Baca juga: LSM: Kejahatan di Lembak Karena Narkoba)

Selain itu, hampir keseluruhan dari 6 pelaku yang beraksi sudah didentifikasi oleh kepolisian.
“Pelaku sudah diidentifikasi, salah satunya adalah yang kabur ketika kepolisian menggerebek kediamannya di Binduriang, malam tadi (16/9/2014),”ungkap Edi.

Keterangan dari korban yang masih hidup, Herman (28) juga sudah dikumpulkan dan dipelajari. Sayangnya, Herman tidak mengetahui nomor plat motor yang dlarikan para perampok tersebut. Pasalnya, dari keterangan korban, motor tersebut milik korban yang suda meninggal, yakni Dedi (24).

(Baca juga: Jevi Sartika: Saya Sedih dengan Lembak)

“Korban yang masih hidup tidak mengetahui plat nomor motor jenis Honda Beat yang dibawa lari para perampok, tapi masih kita terus telusuri,”lanjutnya.

Sebelumnya, terjadi kasus berdarah di wilayah Lembak. Kejadian ini bermula ketika Dedi dan Herman berangkat dari Merasih, Kabupaten Musi Rawas menuju ke rumah keluarganya di Binduriang.

Sampai di daerah Desa Beringin Tiga Binduriang, tepatnya sekitar pukul 14.30 WIB, kendaraan mereka dipepet oleh tiga motor yang bermuatan sebanyak 6 orang. Setelah berhasil memepet kendaraan korban dari dua arah pelaku mengambil kunci kontak korban.

Selanjutnya, seorang pelaku langsung menendang Herman hingga terjungkal dan terguling masuk ke selokan. Dedi, tidak membiarkan kendaraannya diambil begitu saja, hingga akhirnya mencoba melawan.

(Baca juga: LSM: Hampir 75 Persen Pelajar di Lembak Gunakan Narkoba)

Setelah terjadi perkelahian tak seimbang, antara 1 melawan 6 orang, perlawanan Dedi akhirnya terhenti dengan sebuah tikaman pisau yang tepat menusuk perutnya.

Pelaku segera melarikan motor korban dan meninggalkan Dedi yang bersimbah dari. Diketahui, Dedi meninggal ditempat. Sedangkan Herman mencoba mencari bantuan.

Setelah membawa Dedi ke Rumah Sakit terdekat, Herman melaporkan kejadian ini ke Polsek PUT. Mendengar laporan tersebut, pihak kepolisian melanjutkan dengan tindakan serius. Hal ini terlihat dari penyisiran dan penjagaan yang dilakukan aparat gabungan Polsek PUT, Polres Rejang Lebong, Brimob hingga Kodim setempat. (vai)

Selamat Datang Airlangga

Kupas Artikel - Ucok mengangkat telepon dengan nada tergesa-gesa. Ia mungkin sangat terkejut tumben-tumben saya menelpon. “Siap bos” tutur Ucok menyambut telepon saya. Beberapa...

Bengkulu Tuan Rumah Open Swimming Championship 2022 se-Sumatera

Kupas News, Bengkulu - Gubernur Rohidin Mersyah membuka kejuaraan Bengkulu Open Swimming Championship se Sumatera Tahun 2022 di Kolam Renang Rafflesia Kota Bengkulu, Jum'at...

Wagub Rosjonsyah Terima Kunjungan Eks Gubernur Jabar

Kupas News, Bengkulu - Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah menerima audiensi mantan Gubenur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam rangka investasi di bidang Kopi Bengkulu...

JMSI Apresiasi Kesepakatan Dewan Pers dan Polri Cegah Polarisasi Pemilu 2024

Kupas News, Jakarta – Organisasi perusahaan pers Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menyambut baik kesepakatan Dewan Pers dan Mabes Polri untuk memitigasi polarisasi yang...

Polemik PT. Pamor Ganda Kian Panas, DPW LIRA dan Perwakilan Masyarakat Temui GTRA Bengkulu

Kupas News, Bengkulu - Konflik warga Ketahuan vs PT Pamor Ganda belum tuntas, Gubernur Rohidin meminta para pihak terkait melakukan validasi data penerima kebun...

Terbaru