kupasbengkulu.com, kepahiang – Ketua DPC Demokrat Kepahiang, Firdaus Djailani mengemukakan, ada beberapa penilaian untuk Pergantian Antar Waktu (PAW) dirinya terkait bakal calon (balon) Bupati Kepahiang. Terutama, dinilai dari loyalitas dan kontribusinya ke partai.

PAW Firdaus selaku anggota DPRD Provinsi Bengkulu, tepatnya setelah dirinya secara resmi mengundurkan diri sebagai anggota DPRD.

“Sesuai urutan perolehan suara pada pileg lalu, jelas nama Faisal Thoha sebagai peraih suara terbanyak kedua (4.072 suara), berpotensi menggantikan saya. Tapi, ada beberapa kriterai untuk PAW,” kata Firdaus.

Penilaian yang dimaksudkan, tidak sekedar dari perolehan suara melainkan kuga dari loyalitas dan kotribusinya ke partai.

” Jadi, tidak hanya perolehan suara saja yang dinilai, tapi juga akan mempertimbangkan loyalitas terhadap partai dan juga hal-hal penting lainnya,” terang Firdaus.

Ditambahkan, sangat memungkinkan PAW nantinya adalah caleg yang bukan memperoleh suara dibawah perolehan suaranya. ” Dinilai itukan tidak hanya dari suara saja. Artinya, bisa saja PAW yang memperoleh suara ketiga,’ singkat Firdaus.(slo)